KUDUS – Setelah sempat terhenti selama kurang lebih empat bulan, kegiatan Car Free Night (CFN) akhirnya kembali digelar di pusat Kota Kudus pada Sabtu (13/6) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di sepanjang Jalan dr. Ramelan hingga kawasan Alun-alun Simpang Tujuh itu langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
Sejak sore hari, area CFN sudah mulai dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati suasana malam tanpa kendaraan bermotor.
Warga terlihat berjalan santai, menikmati berbagai hiburan, sekaligus berburu aneka kuliner yang ditawarkan ratusan pelaku UMKM.
Kembalinya CFN ini juga menjadi kabar baik bagi para pedagang yang sebelumnya cukup lama tidak mendapatkan kesempatan berjualan di ruang publik tersebut.
Salah satu pengunjung, Saidah (23), mengaku terkesan dengan suasana malam di Kudus.
Warga asal Kebumen yang kini bekerja di Mayong, Jepara itu datang bersama teman-temannya untuk mengisi waktu akhir pekan.
“Ini pertama kali saya ke Kudus, ternyata malamnya ramai dan seru sekali,” ujarnya.
Menurutnya, CFN membuat pusat kota terlihat lebih hidup dan menarik untuk dikunjungi.
Apalagi pada malam tersebut juga terdapat agenda nonton bareng Piala Dunia 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh yang turut menambah kemeriahan suasana.
“Ramai tapi tetap nyaman, penataannya juga bagus,” tambahnya.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa reaktivasi CFN merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia menegaskan, kegiatan yang menghadirkan keramaian positif seperti CFN mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan para pelaku UMKM dan pedagang kecil.
“Selain menjadi sarana hiburan, ini juga membuka peluang ekonomi bagi pedagang. Ada perputaran ekonomi yang terjadi di sini,” jelasnya.
Ia berharap CFN dapat kembali menjadi agenda rutin yang mampu menghidupkan pusat kota, terutama pada akhir pekan.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan tertib dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan kondusivitas,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga berharap CFN tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi turut berkembang sebagai wadah penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di daerah. (gal)
Editor : Ali Mustofa