Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duta Muda Berikan Edukasi Program JKN Ke Siswa SMK Negeri 1 Purwodadi

Ali Mustofa • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:52 WIB
BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Duta Muda EduTour di SMK Negeri 1 Purwodadi.
BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Duta Muda EduTour di SMK Negeri 1 Purwodadi.

 KUDUS – Upaya meningkatkan literasi generasi muda mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan Duta Muda EduTour yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di SMK Negeri 1 Purwodadi.

Kegiatan ini diikuti oleh 108 siswa-siswi beserta guru pendamping dan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan menambah literasi mengenai Program JKN serta layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan.

Kegiatan EduTour di SMK Negeri 1 Purwodadi dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK Negeri 1 Purwodadi, Miftahul Ulum.

Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Duta Muda EduTour sebagai bentuk kolaborasi positif dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta didik mengenai Program JKN.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana yang bermanfaat bagi siswa untuk memahami berbagai aspek Program JKN, mulai dari tujuan dan manfaatnya, hak dan kewajiban peserta, hingga alur pelayanan kesehatan yang dapat diakses melalui fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memperoleh pemahaman yang baik mengenai Program JKN. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga dapat disampaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga informasi yang benar mengenai Program JKN semakin luas diketahui masyarakat,” ujar Miftahul Ulum.

Ia juga menuturkan, manfaat Program JKN kini semakin dirasakan masyarakat.

Menurutnya, sebelum program tersebut hadir, banyak warga yang kesulitan untuk berobat karena terbentur biaya, bahkan tidak sedikit yang harus menjual harta berharga untuk membiayai pengobatan.

"Dulu, sebelum ada Program JKN, masyarakat harus berupaya keras agar bisa berobat. Ada yang sampai menjual tanah atau kendaraan untuk membayar obat atau biaya rawat inap. Sekarang, dengan iuran yang relatif terjangkau, misalnya 35 ribu per bulan, biaya persalinan normal yang bisa mencapai sekitar 4 sampai 5 juta dapat dijamin jika sesuai prosedurnya. Jadi yang belum mendaftar segera mendaftar lah, karena manfaatnya sangat besar," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Duta Muda menyampaikan materi secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan sesi tanya jawab.

Metode ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami.

Selain memberikan edukasi mengenai Program JKN, Duta Muda juga memperkenalkan berbagai inovasi layanan digital yang telah dikembangkan untuk mempermudah akses layanan bagi peserta.

Melalui Aplikasi Mobile JKN dan PANDAWA, peserta dapat mengakses berbagai layanan secara mandiri, seperti pengecekan status kepesertaan, perubahan data peserta, pendaftaran antrean online, hingga informasi tagihan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Heni Riswanti, mengatakan bahwa kegiatan Duta Muda EduTour merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya jaminan kesehatan sejak dini.

“Generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen informasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Melalui kegiatan Duta Muda EduTour ini, kami berharap para siswa dapat memahami Program JKN secara lebih baik, mengenal berbagai kemudahan layanan digital yang telah disediakan, serta turut menyebarluaskan informasi yang benar mengenai Program JKN kepada orang-orang di sekitarnya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang mudah diakses oleh seluruh peserta.

Pemanfaatan kanal digital diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, termasuk kalangan pelajar, memahami bahwa saat ini berbagai layanan BPJS Kesehatan dapat diakses secara digital. Dengan semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap layanan yang tersedia, diharapkan pemanfaatan Program JKN juga dapat berjalan lebih optimal,” tambah Heni.

Melalui kegiatan Duta Muda EduTour ini, BPJS Kesehatan berharap dapat menciptakan generasi muda yang semakin sadar akan pentingnya jaminan kesehatan, memahami prosedur pemanfaatan layanan JKN dengan baik, serta mampu menjadi penyambung informasi yang akurat mengenai Program JKN di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda melalui pendekatan yang partisipatif, edukatif, dan berkelanjutan. (*)

 

Editor : Ali Mustofa
#Duta Muda EduTour ini #Inovasi Layanan Digital #bpjs kesehatan #program jkn