Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rumah Warga Sambung Kudus Terbakar Diduga Akibat Serangan Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

Ali Mustofa • Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:10 WIB
DIDALAMI: Polisi memeriksa kebakaran yang diduga dilempar bom molotov di Desa Sambung Kecamatan Jati, Kudus pada Jumat (22/5). (WARGA UNTUK RADAR KUDUS)
DIDALAMI: Polisi memeriksa kebakaran yang diduga dilempar bom molotov di Desa Sambung Kecamatan Jati, Kudus pada Jumat (22/5). (WARGA UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – Sebuah ruang tamu milik warga berinisial Ha yang berlokasi di RT 3/2 Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kudus, dilaporkan terbakar pada Jumat (22/5) dini hari.

Peristiwa tersebut diduga bukan akibat korsleting listrik, melainkan aksi pelemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal.

Kejadian itu sempat membuat pemilik rumah panik.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, korban sempat mencium bau bahan bakar minyak (BBM) di sekitar lokasi sebelum api membesar dan melalap bagian ruang tamu.

Akibat insiden tersebut, area ruang tamu mengalami kerusakan cukup parah akibat terbakar.

Beruntung, kebakaran tidak merambat ke bagian rumah lainnya sehingga kerusakan tidak semakin meluas.

Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 01.30 WIB ketika pemilik rumah, Hadi, tiba-tiba terbangun setelah mendengar suara benturan keras dari arah depan rumah.

Saat memeriksa sumber suara, Hadi mendapati kobaran api sudah muncul di ruang tamunya.

Ia pun segera berupaya memadamkan api agar tidak menyebar ke seluruh bagian rumah.

Aksi teror tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya.

Pihak kepolisian juga telah meninjau rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan sementara motif kejadian ini berkaitan dengan konflik antar kelompok remaja.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Kapolsek Undaan, AKP Uji Andi Haryono, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga berasal dari botol berisi bensin yang dilemparkan ke dalam rumah korban.

Dugaan itu diperkuat dengan temuan bau bensin yang sempat tercium sebelum api membesar dan membakar perabotan seperti meja dan kursi di ruang tamu.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya pecahan botol minuman keras merek Mc.Donald yang diduga digunakan sebagai wadah bom molotov, sumbu kain, perabotan yang terbakar, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, kasus tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku di balik aksi pelemparan tersebut. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#aparat keolisian #motif kejadian #rekaman cctv #bom molotov #Kudus