Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger Kudus! Paket Mencurigakan di Gereja Disangka Bom, Saat Dibuka Isinya Sayuran dan Jajan Pasar

Ali Mustofa • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13 WIB
WASPADA: Tim Jibom Gegana membawa paket yang dikemas kardus usai dilakukan pemeriksaan. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)
WASPADA: Tim Jibom Gegana membawa paket yang dikemas kardus usai dilakukan pemeriksaan. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

KUDUS – Warga Desa Ploso, Kecamatan Kudus, digemparkan dengan penemuan sebuah paket mencurigakan yang dikirim ke area sekitar Rumah Dinas GITJ Ploso pada Rabu (20/5) pagi.

Dugaan awal yang sempat muncul bahkan menyebut paket tersebut berpotensi berbahaya.

Dari lokasi kejadian, akses masuk menuju gereja langsung dipasangi garis polisi oleh aparat kepolisian.

Sebuah kardus air mineral yang diduga paket kiriman terlihat diletakkan di teras rumah yang berada di sisi utara kompleks GITJ Ploso.

Situasi sempat dibuat siaga setelah Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polri tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 WIB.

Petugas kemudian melakukan penyisiran dengan perlengkapan khusus, termasuk alat pendeteksi bahan peledak serta anjing pelacak untuk memastikan keamanan area.

Seluruh area sekitar gereja turut diamankan dan disterilkan.

Polisi juga membatasi aktivitas warga agar tidak mendekati lokasi selama proses pemeriksaan berlangsung.

Pendeta Danang Tutut menjelaskan bahwa paket tersebut tiba sejak pagi hari sekitar pukul 06.26 WIB dan dikirim oleh orang yang tidak dikenal.

Setelah menerima kiriman itu, ia sempat memeriksa rekaman CCTV dan mendapati sosok pengirim mengenakan helm, masker, serta sarung tangan.

Karena merasa khawatir, pihak gereja tidak berani membuka paket tersebut dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh Tim Jibom, termasuk pengecekan menggunakan metal detector, hasilnya tidak ditemukan indikasi bahan berbahaya di lokasi maupun pada paket tersebut.

Kabag Ops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono menyampaikan bahwa setelah dilakukan pembukaan, isi kardus ternyata bukan benda berbahaya seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.

“Setelah diperiksa, isi paket tersebut ternyata berupa sayuran dan jajanan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sayuran yang ditemukan di dalam paket diketahui merupakan jenis kecipir.

Dugaan sementara, terjadi kesalahan dalam proses pengiriman sehingga menimbulkan kepanikan di lingkungan gereja.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu, karena peristiwa tersebut telah dipastikan tidak mengandung unsur ancaman maupun bahan berbahaya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#kardus air mineral #gereja #Kudus #kepolisian #garis polisi