Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kudus Genjot Wisata Olahraga Lewat Muria Trail Run di Lereng Pegunungan

Ali Mustofa • Senin, 18 Mei 2026 | 09:01 WIB
MERIAH: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan sambutan saat even Road To MTR. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
MERIAH: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan sambutan saat even Road To MTR. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

KUDUS – Upaya pengembangan sport tourism di Kabupaten Kudus terus digencarkan melalui berbagai event olahraga berbasis alam.

Salah satunya adalah Muria Trail Run yang akan kembali digelar di kawasan Pegunungan Muria, tepatnya di Desa Rahtawu, pada bulan Agustus mendatang.

Kegiatan lari lintas alam ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Ajang Muria Trail Run tahun ini menghadirkan empat kategori lomba, yakni 8K, 15K, 30K, hingga 45K yang akan menguji ketahanan fisik para peserta di medan pegunungan.

PEMANASAN: Peserta mengikuti lari Road To MTR kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
PEMANASAN: Peserta mengikuti lari Road To MTR kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

Sebagai rangkaian awal, panitia telah melaksanakan kegiatan “road to MTR” dengan fun run sejauh 4 kilometer, sekaligus workshop keselamatan lomba bersama Arief Wismoyo dan Uki Wardoyo yang digelar di halaman Museum Jenang Kudus, Minggu (17/5).

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa penyelenggaraan event seperti ini memiliki dampak positif yang luas, tidak hanya pada sektor olahraga, tetapi juga pariwisata dan ekonomi lokal.

Menurutnya, kegiatan ini mampu menjadi sarana promosi potensi daerah yang lebih berkelanjutan.

“Event ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga atau cinta lingkungan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Muria Trail Run 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh agar acara ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal.

Sementara itu, pihak penyelenggara Alan Ibnu Sajaya menyampaikan bahwa Muria Trail Run tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua.

Pada tahun sebelumnya, peserta diajak menaklukkan jalur di kawasan Gunung Muria, Desa Colo, dan sekitarnya.

“Road to MTR ini kami jadikan sebagai ajang pemanasan sekaligus pengenalan kepada masyarakat. Selain itu, kami ingin mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga lari yang saat ini semakin diminati,” jelasnya.

Untuk tahun ini, panitia menargetkan sekitar 1.000 peserta dapat berpartisipasi.

Target tersebut didasarkan pada antusiasme tinggi pada penyelenggaraan sebelumnya yang mendapat sambutan positif dari para pelari.

Trek yang disiapkan tahun ini disebut lebih menantang, dengan lintasan yang membawa peserta menuju elevasi hingga 45K di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Direktur Mubarok Food, Muhammad Hilmy, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan event ini.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menikmati dan merenungi keindahan alam Muria.

“Kami menyambut positif kegiatan ini karena juga bisa menjadi sarana tadabur alam,” ungkapnya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#muria trail run #lari lintas alam #pegunungan muria #sport tourism #event olahraga