KUDUS – Hujan yang disertai angin kencang menerjang Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kabupaten Kudus, Kamis (30/4) sore.
Peristiwa angin puting beliung tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Kasi Kedaruratan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 15.00 ketika hujan ringan turun disertai hembusan angin.
Sekitar 30 menit kemudian, hujan berubah menjadi deras dan angin bertiup semakin kencang hingga menimbulkan kerusakan di permukiman warga.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 28 rumah terdampak. Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap dan genteng yang tersapu angin.
Dari jumlah itu, dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan 26 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
BPBD mencatat kebutuhan material untuk perbaikan cukup besar, yakni sekitar 3.510 genteng, 22 lembar galvalum, serta tiga batang baja ringan.
Petugas bersama pihak terkait langsung turun ke lokasi melakukan pendataan, evakuasi, serta membantu proses perbaikan yang hingga kini masih berlangsung.
Salah satu warga yang terdampak parah adalah Yatin.
Atap rumahnya dilaporkan hilang hampir 90 persen sehingga membutuhkan bantuan mendesak berupa 10 lembar galvalum.
Selain merusak rumah, hujan dan angin kencang juga menyebabkan empat pohon tumbang di sekitar lokasi. Salah satu pohon dilaporkan menimpa atap rumah warga.
Total kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp40 juta.
BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. (gal)