KUDUS – Kasus pencurian besi penutup saluran air (drainase) di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kudus berhasil diungkap polisi.
Pelaku yang terlibat ternyata masih anak-anak, dengan total tujuh orang berhasil diamankan.
Peristiwa ini terungkap setelah Polsek Kudus Kota menerima laporan warga terkait hilangnya tutup drainase di Jalan Gang Mbah Mayung, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota Kudus, pada Kamis (23/4) sekitar pukul 11.10 WIB.
Saat itu, petugas Bhabinkamtibmas bersama piket siaga sedang menjalankan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian perkara.
Dari hasil penelusuran, polisi menemukan petunjuk penting melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Dalam rekaman terlihat tiga anak berboncengan menggunakan sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi pencurian.
Rekaman tersebut kemudian menyebar di masyarakat, terlebih karena kasus kehilangan tutup drainase juga terjadi di beberapa wilayah lain.
Menyikapi situasi itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan memerintahkan peningkatan patroli oleh para Bhabinkamtibmas guna meredakan keresahan warga.
Sekitar pukul 14.00 WIB, dua dari tiga terduga pelaku berhasil diamankan Bhabinkamtibmas Sunggingan bersama warga.
Untuk mencegah potensi amuk massa, keduanya segera dibawa ke balai kelurahan sebelum diserahkan ke Polsek Kudus Kota.
Dari pengembangan kasus tersebut, polisi kemudian mengamankan lima anak lainnya sehingga total tujuh anak terlibat dalam perkara ini. (gal)
Editor : Ali Mustofa