Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

TMMD Sengkuyung Kembali Digelar, Dorong Desa Gondoharum Sejahtera, Ini Program Fisik dan Nonfisiknya!

Andika Trisna Saputra • Rabu, 22 April 2026 | 11:11 WIB
RESMI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menandatangani berita acara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Gondoharum, Rabu (22/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
RESMI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menandatangani berita acara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Gondoharum, Rabu (22/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

JEKULO – Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Lapangan Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Rabu (22/4).

Program ini menjadi wujud sinergi lintas sektor untuk mempercepat penbangunan desa sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Pantauan lokasi, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris hadir sekitar pukul 09.30 WIB menjadi pemimpin upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II. 

Pembukaan turut dimeriahkan hiburan peragaan silat oleh empat pelajar yang mengenakan pakaian hitam dengan sabuk hijau, menambah semarak suasana sebelum acara ditutup sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan TMMD.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu pecepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

“TMMD menunjukkan bahwa TNI hadir di tengah masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup warga, dimulai dari desa. Ini juga mendukung ketahanan pangan dan mendorong desa agar smakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya harus tetap dijaga agar hasil pembangunan tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga memperkuat jati diri masyarakat.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 593 juta.

Sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 450 meter di Desa Gondoharum diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat semangat nasionalisme sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.

Bupati Sam’ani berharap program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui peningkatan mobilitas warga dan aktivitas produktif.

Ia juga menekankan pntingnya menjaga semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.

Ia berharap kegiatan TMMD, baik fisik maupun nonfisik, dapat mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Melalui betonisasi ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga aktivitas ekonomi meningkat dan kesejahteraan warga ikut terdongkrak,” jelasnya.

Ia menambahkan, program TMMD sendiri merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai bentuk dharma bakti TNI dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan. 

"Saya berharap hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat," katanya. (dik)

Editor : Andika Trisna Saputra
#tmmd sengkuyung 2 #betonisasi jalan #tmmd #tni #Kudus