Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

MAN 2 Kudus Perkuat Dominasi Kudus dalam Seleksi PTN 2025/2026, Unggul Jauh dari Daerah Lain hu

Admin • Jumat, 17 April 2026 | 22:08 WIB
SINERGI: Kepala MAN 2 Kudus Ali Musyafak bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, H. Shony Wardana saat menerima Radar Kudus Award belum lama ini
SINERGI: Kepala MAN 2 Kudus Ali Musyafak bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, H. Shony Wardana saat menerima Radar Kudus Award belum lama ini
KUDUS — Kabupaten Kudus mencatatkan capaian paling menonjol dalam rekap data siswa diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan luar negeri tahun ajaran 2025/2026. Berdasarkan data per 16 April 2026, Kudus menempati posisi teratas dengan total 1.158 siswa diterima, unggul signifikan dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.
Keunggulan Kudus terutama ditopang oleh jalur SPAN-PTKIN yang mencapai 911 siswa, angka tertinggi di seluruh wilayah. Selain itu, kontribusi dari jalur SNBP juga cukup besar dengan 240 siswa, memperkuat dominasi daerah ini dalam akses pendidikan tinggi negeri.
Sebagai perbandingan, posisi kedua ditempati Pati dengan total 560 siswa, disusul Kota Surakarta dengan 433 siswa. Selisih yang jauh ini menunjukkan kesenjangan performa yang cukup lebar, sekaligus menegaskan Kudus sebagai daerah dengan strategi pendidikan paling efektif tahun ini.
 
MADRASAH DI JATENG BESERTA SISWA LOLOS
MADRASAH DI JATENG BESERTA SISWA LOLOS
Selain jumlah yang tinggi, capaian Kudus juga relatif merata di beberapa jalur seleksi lain. Meski tidak menonjol di semua kategori, konsistensi kontribusi dari berbagai jalur memperlihatkan kesiapan siswa dalam menghadapi beragam mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala MAN 2 Kudus Ali Musyafak menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas hasil yang diraih. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras bersama antara siswa, guru, dan orang tua.
"Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa ikhtiar yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Kami di madrasah terus mendorong siswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dominasi pada jalur SPAN-PTKIN menjadi bukti kuatnya ekosistem pendidikan berbasis keagamaan di Kudus.
“Banyak siswa kami yang memang dipersiapkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan. Namun demikian, kami juga terus memperkuat jalur lain seperti SNBP agar pilihan siswa semakin luas,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi angkatan berikutnya untuk terus meningkatkan prestasi dan memperluas peluang ke berbagai jalur seleksi.
Sementara itu, beberapa daerah lain seperti Demak (331 siswa), Cilacap (309 siswa), dan Grobogan (287 siswa) menunjukkan performa cukup baik, namun masih terpaut jauh dari capaian Kudus.
Dengan hasil ini, Kudus semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan di Jawa Tengah. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan memperluas keberhasilan ke jalur-jalur seleksi lain agar prestasi ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya. (*)
Editor : Admin
#Kankemenag #madrasah #MAN 2 Kudus #Kudus