Keunggulan Kudus terutama ditopang oleh jalur SPAN-PTKIN yang mencapai 911 siswa, angka tertinggi di seluruh wilayah. Selain itu, kontribusi dari jalur SNBP juga cukup besar dengan 240 siswa, memperkuat dominasi daerah ini dalam akses pendidikan tinggi negeri.
Sebagai perbandingan, posisi kedua ditempati Pati dengan total 560 siswa, disusul Kota Surakarta dengan 433 siswa. Selisih yang jauh ini menunjukkan kesenjangan performa yang cukup lebar, sekaligus menegaskan Kudus sebagai daerah dengan strategi pendidikan paling efektif tahun ini.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala MAN 2 Kudus Ali Musyafak menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas hasil yang diraih. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras bersama antara siswa, guru, dan orang tua.
"Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa ikhtiar yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Kami di madrasah terus mendorong siswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dominasi pada jalur SPAN-PTKIN menjadi bukti kuatnya ekosistem pendidikan berbasis keagamaan di Kudus.
“Banyak siswa kami yang memang dipersiapkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan. Namun demikian, kami juga terus memperkuat jalur lain seperti SNBP agar pilihan siswa semakin luas,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi angkatan berikutnya untuk terus meningkatkan prestasi dan memperluas peluang ke berbagai jalur seleksi.
Sementara itu, beberapa daerah lain seperti Demak (331 siswa), Cilacap (309 siswa), dan Grobogan (287 siswa) menunjukkan performa cukup baik, namun masih terpaut jauh dari capaian Kudus.
Dengan hasil ini, Kudus semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan di Jawa Tengah. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan memperluas keberhasilan ke jalur-jalur seleksi lain agar prestasi ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya. (*)
Editor : Admin