Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kompetisi Pelajar Dorong Bakat Sejak Dini, Begini Pelaksanaannya!

Andika Trisna Saputra • Minggu, 12 April 2026 | 15:19 WIB

PEMBUKAAN: Panitia membuka acara dengan sambutan dan penampilan di SMAN 1 Kudus, kemarin. (SMAN 1 KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
PEMBUKAAN: Panitia membuka acara dengan sambutan dan penampilan di SMAN 1 Kudus, kemarin. (SMAN 1 KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

KOTA – Upaya mendorong pengembangan minat dan bakat pelajar sejak usia dini terus dilakukan melalui berbagai ajang kompetisi lintas jenjang.

Salah satunya melalui kegiatan Stratosfer 2026 yang digelar di SMAN 1 Kudus dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah. 

Ajang Stratosfer menjadi wadah bagi siswa SD hingga SMA untuk mengasah kemampuan di berbagai bidang.

Peserta tidak han.ya berasal dari Kudus, tetapi juga dari wilayah eks Karesidenan Pati hingga Demak, dengan dominasi peserta dari Kudus. 

Ketua panitia, Tirta Candra Dwika, menjelaskan bahwa Stratosfer dirancang untuk merangkul berbagai ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah.

Melalui lomba yang beragam, peserta diharapkan dapat menyalurkan minat sekaligus mengenal potensi diri mereka.

“Kami mengajak siswa dari berbagai jenjang untuk mengikuti lomba sesuai bidang yang diminati,” ujarnya. 

Pada cabang Smasa Olympiad, tercatat 324 peserta mengikuti lomba pada Sabtu (11/4), disusul 60 peserta pada Sabtu (18/4).

Sementara itu, Medical Festival diikuti 27 peserta pada Minggu (12/4) dan 9 peserta pada Sabtu (18/4).

Untuk English Competition, terdapat 10 peserta story telling dan 26 peserta speech competition. 

Selain itu, lomba kaligrafi diikuti 9 peserta tingkat SD dan 13 peserta SMP.

Festival of Creative Art and Lens mencatat 14 peserta fotografi dan 20 peserta digital art.

Band Competition diikuti 66 peserta, sedangkan Syntec Competition, yang menjadi lomba baru tahun ini, diikuti 10 tim atau 17 peserta dengan fokus pada penulisan esai. 

Cabang Stratosfer Art juga cukup diminati dengan 84 peserta lomba mewarnai dan 30 peserta lomba menggambar.

Secara keseluruhan terdapat delapan cabang lomba yang digelar bertahap mulai 11 April, 12 April, 18 April, hingga puncaknya pada 25 April 2026. 

Berbeda dari tahun sebelumnya, pada penyelenggaraan tahun ini panitia mulai memberlakukan biaya pendaftaran.

Meski demikian, panitia tidak membatasi kuota peserta.

Seluruh peserta mendapatkan snack dan e-sertifikat, baik pemenang maupun non-pemenang. 

Bagi para juara, panitia menyiapkan piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta potongan harga dari perusahaan mitra.

Dari setiap kategori lomba akan diambil tiga pemenang terbaik. 

Pembina OSIS SMAN 1 Kudus, Hafidh Syifaunnur, menyampaikan bahwa Stratosfer bertujuan untuk mewadahi bakat pelajar sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi.

Kegiatan yang mulai digelar sejak 2024 ini juga menjadi bagian dari branding sekolah bahwa kompetisi terbuka untuk semua jenjang. 

Selain sebagai ajang lomba, Stratosfer juga dimanfaatkan sebagai sarana pengenalan lingkungan sekolah dan berbagai ekskul di SMAN 1 Kudus kepada siswa SD dan SMP.

Panitia bahkan turut menyosialisasikan kegiatan tersebut saat mengirim undangan ke sekolah-sekolah. 

Mengusung tema “Fly Higher, Shine Brighter”, panitia berharap Stratosfer 2026 dapat memberikan dampak positif bagi peserta serta semakin dikenal luas dan berkembang lebih meriah di masa mendatang. (dik

Editor : Andika Trisna Saputra
#lintas jenjang #stratosfer sman 1 kudus #kompetisi #sman 1 kudus #lomba