Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Peduli Masyarakat, Sediakan Pengobatan dan Makanan Gratis

Andika Trisna Saputra • Jumat, 10 April 2026 | 21:05 WIB

KESEHATAN: Warga melakukan cek kesehatan memanfaatkan Program Pengobatan Gratis di kantor DPC PDI-P Kudus, Jumat (10/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
KESEHATAN: Warga melakukan cek kesehatan memanfaatkan Program Pengobatan Gratis di kantor DPC PDI-P Kudus, Jumat (10/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KOTA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Kudus menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian makanan kepada masyarakat, Jumat (10/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, sekaligus menandai peluncuran program Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen. 

Ketua DPC PDI-P Kudus, Achmad Yusuf Roni, mengatakan program ini merupakan implementasi ajaran Soekarno tentang Marhaenisme, yang menekankan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang pangan dan kesehatan.

“Hari ini kami luncurkan Dapur Marhaen sebagai bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. Kesehatan dan pangan adalah hak masyarakat, sehingga menjadi kewajiban kami untuk ikut memenuhinya,” ujarnya.

Kegiatan yang dipusatkan di kantor DPC PDI-P Kudus tersebut melibatkan seluruh kader partai secara gotong royong.

Para kader memasak makanan secara mandiri, kemudian membagikannya kepada warga.

Selain itu, bahan kebutuhan yang digunakan juga dibeli dari warung lokal guna mendukung perekonomian masyarakat setempat. 

Tak hanya menyediakan makanan gratis, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar.

Warga dapat melakukan pengecekan kolesterol, gula darah, dan asam urat secara Cuma-Cuma.

Jika ditemukan keluhan kesehatan lain, panitia juga menghadirkan tenaga medis untuk penanganan lanjutan. 

“Kami targetkan ratusan warga bisa terlayani. Semua layanan diberikan gratis tanpa syarat,” jelasnya.

Yusuf Roni menegaskan bahwa program ini tidak bersifat insidental.

Pihaknya berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa secara rutin setiap tanggal 10 setiap bulan.

Ke depan, program ini juga akan diperluas hingga ke tingkat kecamatan dengan melibatkan pelaku UMKM. 

“Harapannya, kegiatan ini bisa menjangkau masyarakat lebih luas dan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut masyarakat juga diajak untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah potensi perubahan iklim.

Mengingat wilayah Kudus sempat dilanda banjir di awal tahun dan diprediksi akan menghadapi musim kemarau panjang, warga didorong untuk tidak hanya bergantung pada beras. 

“Kami mengajak masyarakat menanam tanaman pendamping beras seperti ketela, jagung, pisang, dan sukun. Ini penting sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi ketidakstabilan pangan,” tandasnya. (dik

Editor : Andika Trisna Saputra
#partai #Dapur #pdip kudus #politik #cek kesehatan gratis