KUDUS – Duka mendalam menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3), saat ratusan pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengusaha nasional, Michael Bambang Hartono.
Kehadiran sejumlah tokoh penting turut menambah suasana khidmat dalam prosesi persemayaman yang telah berlangsung beberapa hari.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB dengan kendaraan dinas Toyota Land Cruiser, tanpa didampingi wakil gubernur.
Baca Juga: Orang Terkaya RI Dimakamkan Hari Ini
Ia mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan peci sebagai tanda duka.
Kedatangannya langsung disambut oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda, serta Asisten III Setda Kudus Dwi Agung.
Tanpa berlama-lama, Ahmad Luthfi berjalan memasuki area GOR melalui karpet merah yang mengarah ke ruang utama persemayaman.
Di hadapan peti jenazah yang dikelilingi ratusan karangan bunga, ia menundukkan kepala dan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Usai berdoa, gubernur tampak duduk bersama jajaran pemerintah daerah dalam suasana hening dan penuh empati.
Tak berselang lama, sekitar pukul 11.20 WIB, ia meninggalkan lokasi.
Dalam keterangannya, Ahmad Luthfi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi bangsa.
Ia menegaskan bahwa kepergian almarhum bukan hanya duka bagi dunia usaha, tetapi juga masyarakat luas.
Ia pun menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat.
Jenazah Michael Bambang Hartono sendiri telah tiba di Kudus pada Minggu (22/3) malam setelah sebelumnya disemayamkan di Jakarta.
Setibanya di GOR Djarum, peti jenazah disambut oleh keluarga, kerabat, serta ratusan karyawan dalam suasana penuh khidmat.
Prosesi persemayaman berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026, dan terbuka bagi masyarakat umum sebelum dimakamkan di Rembang pada Rabu (25/3).
Ahmad Luthfi mengenang almarhum sebagai sosok yang konsisten memberi kontribusi sejak lama, bahkan sejak dirinya masih menjabat sebagai kapolres.
Ia menyebut kiprah almarhum melalui Djarum Group tidak hanya berdampak pada sektor bisnis, tetapi juga merambah berbagai bidang sosial, termasuk pengembangan konsep ekonomi hijau.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa dirinya bersama wakil bupati turut mendampingi kunjungan gubernur sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh besar asal Kudus tersebut.
Ia menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang sederhana, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kontribusi Michael Bambang Hartono sangat terasa dalam pembangunan daerah, mulai dari bantuan sosial, penyediaan rumah layak huni, hingga dukungan terhadap olahraga dan pelestarian lingkungan.
Bahkan, perusahaan yang dibesarkannya juga berperan dalam membantu kelancaran arus mudik di wilayah Kudus. (dik)
Editor : Ali Mustofa