Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ramadan Penuh Ilmu! Ratusan Siswa MA NU TBS Kudus Ngaji Kitab Kuning Tiap Pagi, Target Khatam Fathul Qorib

Andika Trisna Saputra • Minggu, 8 Maret 2026 | 10:30 WIB

RUTIN: Siswa MA NU TBS Kudus mengikuti pengajian kitab kuning selama ramadan dengan giat, belum lama ini. (MA NU TBS UNTUK RADAR KUDUS)
RUTIN: Siswa MA NU TBS Kudus mengikuti pengajian kitab kuning selama ramadan dengan giat, belum lama ini. (MA NU TBS UNTUK RADAR KUDUS)

KOTA – Suasana Ramadan di MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus tahun ini kembali diisi dengan kegiatan khas pesantren.

Ratusan siswa kelas X dan XI mengikuti pengajian kitab kuning setiap pagi selama bulan suci, sebagai bagian dari program pembelajaran khusus Ramadan yang menitikberatkan pada pendalaman ilmu agama.

Kepala MA NU TBS Kudus, K. Syafi’i Noor, mengatakan kegiatan ini berlangsung mulai 4 Ramadan hingga 23 Ramadan.

Para siswa mengikuti pengajian kitab fikih klasik dengan target khatam sebagai bekal keilmuan sekaligus memperoleh sanad keilmuan dari para pengampu.

“Pada bulan Ramadan ini kegiatan belajar mengajar diisi dengan pengajian kitab kuning. Kelas X dan XI fokus mengaji kitab hingga khatam, sedangkan kelas XII menjalani pemadatan materi dan ujian madrasah,” jelasnya.

Kitab yang dipelajari di antaranya Fathul Qorib dan Fathul Mu’in, dua kitab fikih yang cukup populer di kalangan pesantren.

Pengajian kitab Fathul Qorib diasuh oleh KH Amin Yasin, KH Subchan, KH Islahul Umam, dan KH Somadi.

Sementara pengajian kitab Fathul Mu’in diampu oleh KH Muhammad Arifin Fanani.

Menurut Syafi’i, target utama dari pengajian tersebut adalah agar para siswa mampu menamatkan kitab Fathul Qorib sehingga memiliki sanad keilmuan yang jelas dalam memahami kitab tersebut.

Kegiatan berlangsung setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 10.30 WIB.

“Selama Ramadan pelajaran umum tidak dilaksanakan. Seluruh kegiatan pembelajaran diisi dengan pengajian kitab dan penguatan keagamaan,” ujarnya.

Sementara itu, siswa kelas XII menjalani pemadatan materi ujian madrasah hingga 12 Ramadan.

Setelah itu mereka mengikuti ujian madrasah sebagai tahap akhir proses pembelajaran sebelum kelulusan.

MA NU TBS Kudus sendiri merupakan madrasah berbasis Nahdlatul Ulama yang berdiri sejak 1928 dan berlokasi di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Kajeksan, Kota Kudus.

Lembaga pendidikan ini didirikan oleh ulama besar seperti KH Abdul Muhith dan KH Noor Khudlrin dengan tujuan memperdalam ilmu agama, menyiapkan kader Islam yang berilmu dan berakhlakul karimah, serta menumbuhkan wawasan kebangsaan.

Sejak berdiri, madrasah ini telah melahirkan banyak ulama dan tokoh nasional.

Di antaranya ulama ahli Al-Qur’an KH.Muhammad Ulin nuha Arwani, dan KH.Muhammad Ulil Albab Arwani, ahli falak KH Abdul Jalil, hingga tokoh akademisi nasional Prof. Dr. KH Chatibul Umam yang dikenal sebagai pakar bahasa Arab. Adapun KH. M.Ulil Albab masih mengajar sampai saat ini.

Saat ini MA NU TBS Kudus memiliki 42 rombongan belajar dengan total 1.474 siswa aktif.

Setiap jenjang, mulai kelas X hingga XII, masing-masing terdiri dari 14 kelas.

Madrasah ini juga telah meraih akreditasi unggul dari pemerintah.

Selain pembelajaran formal, TBS juga mengembangkan berbagai program bakat melalui lembaga pengembangan keterampilan santri.

Bidang yang dikembangkan antara lain bahasa Arab, bahasa Inggris, ilmu falak atau astronomi, kaligrafi, serta qira’atul kitab.

Keunggulan utama madrasah ini terletak pada penguasaan qira’atul kitab, penguatan Al-Qur’an, serta integrasi dengan sains modern.

Visi yang diusung adalah “Tangguh dalam IMTAQ, Unggul dalam IPTEK, Terdepan dalam Prestasi, serta Berwawasan Ahlussunnah Waljama’ah.”

Ia berharap MA NU TBS Kudus terus kokoh sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qur’ani, berilmu, serta berakhlakul karimah. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#pesantren #ma #ramadan #Kudus #tbs