Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tragis, Warga Kaliwungu Kudus Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Muneng, Ini Identitas dan Kronologinya

Ali Mustofa • Jumat, 27 Februari 2026 | 13:16 WIB

TURUN TANGAN: Polisi dan relawan melakukan evakuasi jasad pria yang ditemukan mengambang di Sungai Muneng.
TURUN TANGAN: Polisi dan relawan melakukan evakuasi jasad pria yang ditemukan mengambang di Sungai Muneng.

KUDUS – Seorang pria bernama Mashari (55), warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Muneng, Desa Prambatan Lor, Kaliwungu.

Penemuan jasad korban terjadi pada Kamis (26/2/2026) malam dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kaliwungu AKP Deni Dwi Noviandi menjelaskan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Bikin Geger Warga, Jasad Pria Ditemukan di Aliran Sungai Muneng Kudus

Petugas kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut AKP Deni, tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, tenaga medis, serta tim Inafis melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu hari sebelum ditemukan.

“Petugas langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan sesuai prosedur setelah menerima laporan dari warga,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Lebih lanjut, pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun untuk memastikan penyebab pasti kematian, diperlukan proses autopsi.

Meski demikian, pihak keluarga menolak tindakan tersebut dan menerima kejadian itu sebagai musibah.

Baca Juga: Modus Baru Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Pejabat Pati, Warga Diminta Hati-Hati

“Secara kasat mata tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti memang perlu autopsi, tetapi keluarga tidak menghendaki. Kami menghormati keputusan tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui hidup seorang diri tanpa istri maupun anak.

Sebelumnya, Mashari juga pernah menjalani perawatan di poli kejiwaan RSUD RSUD Loekmono Hadi Kudus beberapa waktu lalu.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui warga yang kemudian melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Tim gabungan bersama BPBD dan relawan sempat melakukan penyisiran di lokasi selama sekitar satu jam untuk memastikan posisi korban sebelum proses evakuasi dilakukan.

Baca Juga: Sosialisasi Status Kepesertaan JKN, Operator Desa dan TKSK Jepara Siap Bantu Masyarakat

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya terhadap warga yang membutuhkan perhatian lebih.

Warga juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan kejadian mencurigakan agar dapat segera ditangani.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi memastikan seluruh rangkaian penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#meninggal #jasad korban #aliran sungai #Kudus #kepolisian #BPBD