KUDUS – Menu perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat awal Ramadan menuai keluhan dari sejumlah orang tua di Kabupaten Kudus.
Para ibu menilai paket makanan yang dibawa pulang anak-anak mereka belum mencerminkan asupan gizi yang seimbang.
Salah satu orang tua siswa, Ristyana, mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu MBG yang diterima anaknya yang masih berusia taman kanak-kanak.
Baca Juga: Menu MBG Ramadan di Kabupaten Rembang Disorot, Paket Kering Dinilai Minimalis
Menurutnya, menu tersebut terdiri dari kacang goreng, roti abon, susu kotak ukuran kecil, telur ayam rebus, serta satu buah jeruk.
Ia menilai beberapa jenis makanan, khususnya kacang goreng, kurang sesuai untuk anak-anak karena umumnya tidak diminati.
Selain itu, jika dihitung dari nilai ekonominya, paket tersebut diperkirakan bernilai kurang dari Rp10.000, bahkan sekitar Rp7.000.
“Dari informasi sekolah, selama Ramadan menu MBG akan diberikan dalam bentuk makanan kering setiap hari. Tapi kalau melihat isinya, nilainya kecil. Harapannya porsinya bisa lebih diperhatikan, masa anak-anak hanya diberi kacang goreng,” ujarnya.
Ristyana juga menyarankan agar pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat mengolah sendiri makanan ringan yang lebih menarik dan tetap tahan hingga waktu berbuka.
Misalnya dengan menyediakan camilan seperti dimsum atau risol isi ayam yang dikemas lebih baik sehingga lebih disukai anak-anak. (san)