Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

TMMD Kudus 2026 Fokus Infrastruktur Pertanian, Akses Jalan Usaha Tani 450 Meter Mulai Dibangun

Andika Trisna Saputra • Selasa, 10 Februari 2026 | 18:44 WIB
PEMBUKAAN: Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris memukul kentongan sebagai penanda pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I, Selasa (10/2). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
PEMBUKAAN: Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris memukul kentongan sebagai penanda pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I, Selasa (10/2). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Pembangunan infrastruktur pertanian menjadi fokus utama Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kudus.

Melalui program ini, jalan usaha tani di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, akan dibeton guna menunjang aktivitas dan mobilitas para petani.

Dandim 0722/Kudus Letkol Arh. Yuusufa Allan Andriasie menjelaskan, sasaran fisik TMMD berupa betonisasi Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian desa.

“Jalan ini menjadi akses penting bagi petani. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga dan pengangkutan hasil pertanian akan semakin mudah,” terangnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 secara resmi dimulai pada Selasa (10/2) pagi.

Pembukaan ditandai dengan upacara di Lapangan Sepak Bola PR Jambu Bol, Desa Ngembal Rejo, Kecamatan Bae, yang dipimpin langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris selaku Inspektur Upacara.

Sekitar 300 peserta mengikuti upacara pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0722/Kudus, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, Ketua DPRD Kudus Mas’an, Kajari Kudus Andi Metrawijaya, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar.

Dalam amanatnya, Bupati Kudus menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang mencerminkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan desa.

“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong. TNI hadir membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan,” ujar Sam’ani.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang mendukung pelaksanaan TMMD di Kabupaten Kudus.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Rangkaian pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah program dan penyerahan pelaksanaan TMMD kepada Dandim 0722/Kudus.

Prosesi pemukulan kentongan oleh Bupati Kudus bersama unsur Forkopimda menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD.

Selain kegiatan fisik, TMMD juga menyasar program nonfisik berupa penyuluhan bela negara, pemberdayaan masyarakat, serta edukasi desa tanggap bencana.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat desa.

Pelaksanaan TMMD berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan total anggaran sebesar Rp 549.009.000.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Kudus sebesar Rp 307.449.000 dan APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 241.560.000. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#pembukaan #infrakstruktur #tmmd #tni #bupati kudus