Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Kudus Sam’ani Jenguk Siswa Diduga Keracunan, Biaya Perawatan Ditanggung Pemkab

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 30 Januari 2026 | 15:31 WIB

MEMASTIKAN BAIK: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberi suport kepada siswa SMA 2 Kudus saat menjalani perawatan dugaan keracunan di IGD RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kemarin.
MEMASTIKAN BAIK: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberi suport kepada siswa SMA 2 Kudus saat menjalani perawatan dugaan keracunan di IGD RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kemarin.

KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bergerak cepat setelah menerima informasi adanya sejumlah siswa SMAN 2 Kudus yang dirawat di rumah sakit akibat dugaan keracunan.

Tanpa menunda waktu, ia langsung mendatangi RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus untuk memastikan kondisi para siswa.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Sam’ani menyapa dan berbincang langsung dengan para siswa yang tengah menjalani perawatan.

Baca Juga: Kepanikan di SMAN 2 Kudus, Ratusan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ia menanyakan kondisi kesehatan mereka sekaligus memberikan semangat agar segera pulih.

Sambil menggenggam tangan salah satu siswa, Sam’ani menyampaikan doa dan dukungan agar kesehatannya segera membaik.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sam’ani didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani, anggota DPRD Kudus Valerie Yudistira Pramudya dan Muhtamad, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, serta Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam.

Sam’ani menegaskan bahwa seluruh siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan akan mendapatkan layanan kesehatan secara gratis, termasuk bagi mereka yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ia menyapa para siswa satu per satu sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan dukungan moril kepada siswa dan orang tua yang mendampingi.

“Ini merupakan langkah cepat yang kami ambil agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak Kamis (29/1) pagi, pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, serta tenaga kesehatan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal.

Baca Juga: Ratusan Pelajar SMAN 2 Kudus Keluhkan Gangguan Kesehatan Usai MBG, 112 Siswa Harus Mendapat Perawatan Medis

“Hari ini saya langsung berkoordinasi dengan Dandim. Penanganan dilakukan secara cepat karena keluhan yang muncul cukup serius, mulai dari mulas, diare, hingga pusing. Komitmen kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik,” kata Sam’ani.

Sam’ani kembali menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan siswa ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Hal tersebut dimungkinkan karena peristiwa ini telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

“Semua perawatan gratis. Cakupan UHC Kabupaten Kudus sudah mencapai 99 persen, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie turut mendampingi Bupati Kudus dalam kunjungan ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dan SMAN 2 Kudus.

Baca Juga: Menu Soto Ayam MBG Jadi Sorotan Usai Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Sakit

Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 76 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Kudus dan tersebar di sembilan kecamatan.

SPPG tersebut telah aktif menyalurkan program MBG kepada berbagai penerima manfaat, mulai dari siswa, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

“Kami sudah menyiapkan program evaluasi terhadap seluruh SPPG. Dalam waktu dekat akan kami sampaikan dan lakukan briefing serta evaluasi menyeluruh,” pungkasnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
#SMAN 2 Kudus #bupati #keracunan #Samani #pemkab