KUDUS – Puluhan siswa SMAN 2 Kudus mengalami dugaan keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (29/1), dengan keluhan beragam mulai dari lemas, mual, pusing, diare, hingga sesak napas. Bahkan, dilaporkan ada satu hingga dua siswa yang sempat pingsan.
Pantauan di lokasi, puluhan ambulans berdatangan silih berganti ke SMAN 2 Kudus untuk mengevakuasi siswa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kudus.
Para siswa yang mengalami gejala langsung mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mustiko, menyampaikan bahwa hingga pukul 11.00 WIB jumlah korban yang tercatat sementara mencapai 56 orang dan masih berpotensi bertambah.
“Gejalanya pusing, muntah, diare, ada juga yang sesak napas. Kejadiannya itu mulai dari rumah sebelumnya, ada yang mulai pusing sejak malam,” jelasnya.
Menurut Mustiko, sebagian siswa mulai merasakan keluhan sejak malam hari setelah menyantap menu MBG pada hari sebelumnya.
“Tadi ada yang sampai pingsan, satu sampai dua orang. Alhamdulillah penanganannya berjalan baik. Ambulans yang datang hingga puluhan,” imbuhnya.
Salah satu siswa kelas X, Galang Arkana Farizki, mengaku merasakan sakit perut dan pusing sejak pagi hari.
“Perut saya sakit mulai tadi pagi. Saya pusing. Gejalanya bukan dari MBG hari ini. Kemarin juga tidak terasa apa-apa, normal,” ujarnya.
Sementara itu, Dewi Aryani, siswi kelas XII SMAN 2 Kudus, mengatakan sempat merasakan sakit perut setelah menyantap menu MBG pada hari sebelumnya.
“Kemarin saya makan sempat sakit perut, tapi sekarang alhamdulillah sudah reda. Namun masih lemas dan pusing. Kemarin menunya soto. Malamnya baru terasa diare. MBG hari ini belum datang,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan Travelina Trianova, siswi kelas XII. Ia mengaku mulai merasakan nyeri perut dan keinginan buang air besar sejak malam hari.
“Semalam sampai BAB tiga kali. Saya kira diare biasa. Ternyata ada guru yang mendata siapa saja yang hari ini diare. Kemarin menunya soto, ada cambah dan sambalnya. Ayamnya seperti agak bau. Kalau menu MBG hari ini belum tahu,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus masih melakukan pendataan dan penanganan lanjutan terhadap para siswa yang terdampak, serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sementara itu, pihak sekolah belum dapat dikonfirmasi. (dik)
Editor : Ali Mustofa