Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

DPC PDIP Kudus Fasilitasi Kepulangan 92 Pengungsi Banjir, Bantuan Sembako Dibagikan

Andika Trisna Saputra • Minggu, 25 Januari 2026 | 16:26 WIB
PULANG: Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni (topi hitam) membagikan bantuan sembako untuk pengungsi banjir saat meninggalkan pengungsian, Sabtu (24/1). (DPC PDIP KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
PULANG: Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni (topi hitam) membagikan bantuan sembako untuk pengungsi banjir saat meninggalkan pengungsian, Sabtu (24/1). (DPC PDIP KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

JATI — Kepulangan pengungsi banjir di Posko Bancana Kantor DPC PDI Perjuangan Kudus yang baru, tidak hanya difasilitasi dari sisi transportasi, tetapi juga dibekali bantuan kebutuhan pokok sebagai penyangga awal sebelum kembali beraktivitas normal.

Seiring menurunnya intensitas hujan ekstrem dan surutnya genangan air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing dengan membawa bantuan sembako dan mi instan.

Pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 16.00 WIB, sebanyak 92 jiwa pengungsi yang berada di Posko Bencana DPC PDI Perjuangan Kudus di Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Jati, Kudus, dipulangkan ke desa asal mereka.

Para pengungsi tersebut berasal dari Desa Karangrowo dan Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, dengan total 44 kepala keluarga.

Sebelum meninggalkan posko, setiap kepala keluarga menerima bekal kepulangan berupa satu kardus mi instan dan paket sembako.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa transisi pascabanjir, mengingat sebagian rumah masih memerlukan pembersihan dan penataan ulang.

Proses kepulangan pengungsi difasilitasi oleh DPC PDI Perjuangan Kudus bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus.

Panitia menyiapkan dua unit bus sekolah yang mengantar para pengungsi dari posko menuju desa asal masing-masing.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni, menyampaikan bahwa pemberian bantuan sembako dan mi instan merupakan bentuk kepedulian agar warga tidak langsung terbebani setelah kembali ke rumah.

Ia juga bersyukur kondisi cuaca yang membaik memungkinkan pengungsi untuk pulang dengan aman.

“Kami bersyukur curah hujan sudah menurun dan air sudah surut. Selain memfasilitasi kepulangan, kami juga membekali warga dengan kebutuhan pokok agar bisa digunakan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengungsian masih terdapat kekurangan dalam pelayanan dan fasilitas.

Menurutnya, penanganan bencana merupakan kerja bersama yang membutuhkan dukungan banyak pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, mulai dari proses evakuasi, penanganan darurat, hingga layanan kesehatan bagi para pengungsi,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi rumah warga secara umum sudah memungkinkan untuk ditempati kembali, meskipun sebagian masih memerlukan pembersihan sisa lumpur dan genangan air.

Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban warga sambil melakukan pemulihan lingkungan rumah.

Sementara itu, salah satu pengungsi, Sutirah (71), warga Desa Karangrowo, mengaku terbantu dengan bekal yang diberikan saat kepulangan.

Ia menilai perhatian selama di pengungsian hingga saat pulang sangat berarti bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, selama mengungsi dilayani dengan baik, sekarang pulang juga dibekali sembako. Semoga ke depan banjir seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#banjir kudus #bantuan bencana #pengungsi #pdip kudus #bagi sembako