KUDUS - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus menyelenggarakan dua kegiatan besar sekaligus, yakni Mandaku Fest dan Mandaku Education Fair (MEF), pada Jumat–Sabtu, 23–24 Januari 2026 di halaman madrasah.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan MAN 2 Kudus dalam mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Mandaku Fest digelar sebagai bagian dari implementasi KMA 1503 tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Salah satu bentuk penerapannya diwujudkan melalui aktivitas kokurikuler berupa sendratari.
Di sisi lain, MEF bertujuan meningkatkan mutu lulusan madrasah sekaligus memotivasi siswa kelas XII agar semakin mantap melanjutkan studi ke perguruan tinggi favorit.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menegaskan bahwa madrasah harus mampu memberikan dampak positif serta menciptakan lingkungan yang ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah) sebagaimana visi Kementerian Agama.
Ia menyampaikan bahwa MAN 2 Kudus sebagai madrasah unggulan nasional perlu menghadirkan program-program bermakna yang membawa manfaat luas bagi siswa, madrasah, dan masyarakat sekitar.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan madrasah sebagai tempat yang bebas dari perundungan, memberikan ketenangan batin, perlindungan, serta keindahan lingkungan dan akhlak seluruh warganya.
Semua nilai tersebut, menurutnya, hanya bisa terwujud jika setiap aktivitas dilandasi oleh cinta, sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.
Mandaku Fest 2026 menjadi ajang expo kokurikuler yang menampilkan hasil karya siswa kelas X dan XI setelah dibimbing oleh guru pendamping. Ketua OSIS MAN 2 Kudus, Akhdan, mengungkapkan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan tahun ini.
Ia menilai seluruh kelas mampu menunjukkan kerja sama yang kuat dan kreativitas yang tinggi dalam menampilkan hasil pembelajaran mereka.
Siswa kelas XI menampilkan sendratari yang memadukan unsur seni, drama, dan tari dengan peran yang dijalankan secara kompak.
Sementara itu, siswa kelas X memamerkan produk kewirausahaan dengan memproduksi dan menjual langsung hasil karya mereka kepada pengunjung. Salah satu peserta expo, Isyfak, mengaku sangat menikmati suasana kegiatan yang menurutnya menyenangkan dan penuh kebahagiaan.
Sementara itu, Mandaku Education Fair merupakan pameran pendidikan tinggi berskala nasional yang secara rutin diinisiasi oleh alumni MAN 2 Kudus.
Berbagai perguruan tinggi ternama hadir, seperti UI, ITB, IPB, UGM, Undip, UB, dan puluhan kampus lainnya. Setiap universitas membuka stan untuk memperkenalkan program studi serta keunggulan masing-masing, sehingga siswa memperoleh gambaran jelas sebelum menentukan pilihan studi lanjut.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Nadzif Basalamah sebagai bintang tamu. Penyanyi dengan karakter lagu yang lembut dan menenangkan itu berhasil menghibur para pengunjung.
Mafaza, salah satu panitia MEF 2026, menyampaikan bahwa jumlah pengunjung mencapai sekitar empat ribu orang.
Ia merasa terharu atas antusiasme masyarakat yang tinggi, sekaligus bangga karena kegiatan tetap berjalan tertib dan aman berkat dukungan penuh dari pihak madrasah.
Melalui penyelenggaraan Mandaku Fest dan MEF 2026, MAN 2 Kudus diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai madrasah unggulan, tidak hanya dalam prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga dalam keberhasilan alumni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dengan demikian, seluruh warga madrasah dapat tumbuh menjadi generasi pembelajar yang berprestasi, berkarakter, dan tetap rendah hati
Editor : Zainal Abidin RK