Kedua kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi siswa secara akademik maupun nonakademik.
Mandaku Fest diselenggarakan sebagai bagian dari peluncuran KMA 1503 tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Salah satu bentuk implementasinya adalah kegiatan kokurikuler berupa sendratari.
Sementara itu, Mandaku Education Fair diadakan untuk meningkatkan kualitas lulusan madrasah serta mendorong minat siswa kelas XII agar lebih bersemangat melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia.
Dalam sambutan pembuka, Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menegaskan bahwa madrasah harus memberikan dampak positif serta menciptakan lingkungan yang ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah), sebagaimana harapan Menteri Agama.
“MAN 2 Kudus sebagai madrasah berprestasi dan unggulan nasional harus menghadirkan kegiatan yang bermakna dan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi madrasah dan lingkungannya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan madrasah sebagai ruang yang aman dari perundungan, menenangkan secara batin, penuh perlindungan dari guru dan tenaga kependidikan, serta indah dari segi lingkungan dan akhlak seluruh warganya.
Semua itu, menurutnya, hanya dapat terwujud apabila setiap kegiatan dilakukan dengan landasan cinta, sesuai dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang tengah dikembangkan Kementerian Agama RI.
Mandaku Fest 2026 menjadi ajang expo kokurikuler yang menampilkan karya seluruh siswa kelas X dan XI setelah mendapatkan bimbingan dari para guru pendamping. Akhdan, Ketua OSIS MAN 2 Kudus, mengungkapkan kekagumannya terhadap pelaksanaan tahun ini.
"Mandaku Fest tahun ini benar-benar luar biasa. Setiap kelas menunjukkan kolaborasi yang solid dan kreativitas yang maksimal dalam menampilkan hasil pembelajaran mereka,” katanya.
Siswa kelas XI menampilkan sendratari yang memadukan seni, drama, dan tari, di mana setiap siswa mengambil peran masing-masing dengan penuh kesungguhan dan kerja sama.
Sementara itu, kelas X memamerkan hasil kewirausahaan mereka dengan memproduksi sekaligus menjual produk secara langsung di lokasi.
“Asyik, seru, bahagia, dan membahagiakan,” ungkap Isyfak, salah satu peserta expo dari kelas X yang sibuk melayani pembeli.
Mandaku Education Fair (MEF) merupakan pameran perguruan tinggi se-Indonesia yang secara rutin digagas oleh para alumni MAN 2 Kudus.
Berbagai kampus ternama turut hadir, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), serta puluhan perguruan tinggi lainnya.
Setiap perguruan tinggi mendirikan stan untuk memperkenalkan keunggulan dan program studi mereka, sehingga para siswa dapat memperoleh informasi yang tepat sebelum menentukan pilihan fakultas dan universitas.
Puncak acara semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu Nadzif Basalamah, penyanyi yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa lembut dan menyejukkan.
Mafaza, salah satu panitia MEF 2026, menyebutkan bahwa sekitar empat ribu orang memadati halaman MAN 2 Kudus.
“Alhamdulillah, MEF tahun ini berjalan sangat sukses. Saya sampai terharu melihat antusiasme pengunjung yang luar biasa, namun tetap tertib dan aman. Terima kasih kepada pihak madrasah atas dukungan dan fasilitas yang begitu maksimal,” tuturnya.
Melalui kegiatan tahunan ini, diharapkan MAN 2 Kudus semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai madrasah unggulan, baik dalam prestasi akademik, nonakademik, maupun keberhasilan alumni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan demikian, seluruh civitas MAN 2 Kudus dapat tumbuh menjadi generasi pembelajar yang berprestasi sekaligus rendah hati.
Editor : Zainal Abidin RK