Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tanggul Jebol Golantepus Bertambah, Bupati Kudus Turun ke Lokasi

Andika Trisna Saputra • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:27 WIB
CEK LOKASI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau langsung tanggul jebol di Desa Golantepus, Minggu (18/1). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
CEK LOKASI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau langsung tanggul jebol di Desa Golantepus, Minggu (18/1). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau langsung lokasi tanggul jebol di Desa Golantepus, Minggu (18/1).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyebut jumlah titik tanggul jebol kembali bertambah menjadi sembilan titik, setelah satu titik baru jebol pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB.

“Awalnya ada delapan titik, hari ini bertambah satu lagi, jadi total sembilan titik tanggul jebol di Desa Golantepus,” ujar Sam’ani. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Golantepus beserta jajaran, relawan, dinas terkait, hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang terus mendampingi upaya penanganan tanggul.

Sam’ani menjelaskan, seluruh titik tanggul jebol saat ini sudah ditangani secara jangka pendek melalui penambalan darurat.

Pemerintah daerah hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada petugas dan warga yang melakukan kerja bakti di lapangan.

Selain itu, BPBD dan Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

“Kita berusaha maksimal agar bisa melayani dan memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Kudus. Kita berdoa semoga hujan dan banjir segera berakhir,” imbuhnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Sam’ani menegaskan akan mengajukan perbaikan permanen ke pemerintah pusat melalui BBWS, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan sungai.

Ia berharap perbaikan nantinya menggunakan konstruksi beton agar lebih kuat.

Sementara itu, Kepala Desa Golantepus Nur Taufiq mengungkapkan dampak banjir akibat tanggul jebol hampir merata di wilayah desanya.

Dari total 32 RT, sebanyak 30 RT terdampak banjir.

“Yang tidak terdampak hanya RT 1 RW 1 dan RT 6 RW 6,” katanya.

Menurut Nur Taufiq, ketinggian air akibat jebolnya tanggul mencapai sekitar 50 sentimeter.

Sembilan titik tanggul jebol tersebut terjadi sejak beberapa hari terakhir, dengan satu titik baru jebol pada Minggu pagi.

Seluruhnya kini telah ditangani menggunakan tanggul darurat.

“Kami bersyukur penanganan darurat bisa cepat dilakukan berkat sinergi semua pihak, mulai dari dinas terkait, relawan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, camat, hingga masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jebolnya tanggul di Dusun Golan terjadi akibat retakan dan rembesan air yang sudah muncul sebelumnya.

Tingginya intensitas hujan membuat tanggul tidak mampu menahan derasnya arus Sungai Dawe hingga akhirnya jebol.

Nur Taufiq berharap ke depan dilakukan pembangunan permanen dengan betonisasi seperti yang diarahkan Bupati Kudus. 

Pantauan lokasi, tanggul Sungai Dawe sisi timur jebol dan aliran air sungai mengalir deras menuju pemukiman warga.

Tanggul jebol tersebut berukuran sekitar panjang 2 meter.

Terdapat warga dan relawan yang mengamankan beberapa titik tanggul jebol dengan menggunakan sak berisi tanah sebagai penanganan darurat. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#tanggul jebol #banjir kudus #sungai #terdampak banjir #bupati kudus