KUDUS- Upaya penanganan banjir di Kabupaten Kudus terus dilakukan oleh beberapa pihak. Salah satunya pemberian distribusi bantuan kepada warga yang terdampak dan di dapur umum.
Upaya tersebut ditunjukkan oleh Polres Kudus dalam mengatasi dampak banjir terutama di posko pengungsian.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo terjun langsung ke lokasi banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Selasa (13/1) sore. Kapolres meninjau langsung penanganan banjir di sana.
Baca Juga: Waspada Banjir Bandang: Kerusakan Lingkungan hingga Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu Utama
Selain itu, Kapolres menyalurkan bantuan langsung kepada warga yang masih bertahan di lokasi banjir.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan, daerah Dukuh Goleng masih terendam banjir. Hal ini diakibatkan tingginya curah hujan serta limpasan dari Sungai Wulan.
”Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 hingga 30 sentimeter,” katanya.
Sementara untuk bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir berupa paket sembako. Mulai dari beras, bahan masakan, dan lainnya.
Selain menyuplai bantuan kepada warga yang terdampak, Polres Kudus menyalurkan bantuan sembako ke beberapa dapur umum di Kudus.
”Kami mengirimkan paket sembako di dapur umum di Goleng, Temulus, Karangrowo, dan Ngembalrejo,” ungkapnya.
Bantuan sembako ini diharapkan bisa dimanfaat betul di dapur umum. Sembako tersebut bisa dimasak oleh relawan serta hasil masakan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak.
Selain itu, polisi juga menyiagakan personel di lapangan. Polres Kudus telah membentuk tim Satgas Bhayangkara ada dua kompi atau setara 400 personel.
”Pasukan ini disiagakan dua shift setiap harinya kurang lebih 200 personel dan diploting di titik-titik rawan bencana,” ungkapnya.
Kapolres mengimbau, bagi warga yang belum mengungsi, diharapkan segera mengungsi. Pihaknya menyediakan bantuan evakuasi warga yang membutuhkan. (gal)
Editor : Mahendra Aditya