KUDUS - Banjir merendam di beberapa wilayah di Kabupaten Kudus, Sabtu (10/1) dini hari.
Salah satu wilayah yang terdampak banjir berada di ruas Jalan Pantura turut Desa Hadipolo.
Banjir tersebut menggenangi Jalan Pantura Kudus-Pati. Dampak dari genangan air tersebut membuat arus lalu lintas menuju Pati maupun Semarang tersendat.
Selain banjir yang menggenangi Jalan Pantura, banjir juga melanda Desa Singocandi, Kecamatan Kota pada Jumat (9/1) malam.
Kasat Samapta Polres Kudus, AKP Alifi menyampaikan, pada pukul 21.00 Desa Singocandi di Perumahan Sumur Kota terendam banjir.
Banjir tersebut dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi. Serta luapan air di Sungai Gelis saat itu.
”Ini terjadi akibat limpasan air Sungai Gelis yang melintas di tepi perumahan. Terdapat empat tanggul yang jebol,” katanya.
Dampak banjir tersebut membuat enam rumah terendam banjir. Ketinggian banjir hampir mencapai setengah rumah. Atau kurang lebih 50 sentimeter.
”Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, untuk penguhuni telah dievakuasi ke tempat yang aman,” katanya.
Selain menggenangi rumah, banjir tersebut juga merendam fasilitas umum seperti jalan menuju perumahan.
Sementara itu, Kapolsek Jekulo, AKP Danail Arifin menyampaikan, banjir menggenangi Jalan Pantura turut Desa Hadipolo.
Banjir tersebut diakibatkan limpasan Sungai Piji yang berdekatan di Jalan Pantura.
”Arus air cukup deras dan menganggung akses jalur Pantura. Ketinggian air mencapai 30-40 senti meter,” katanya.
Saat itu kendaraan bermotor seperti mobil bisa melintas. Sedangkan kendaraan seperti motor banyak yang terkena mogok.
Pihak kepolisian mengimbau, agar warga lebih Behati-hati saat beraktivitas di tengah banjir. Jika mememungkinkan, warga bisa mencari jalur alternatif. (gal)
Editor : Ali Mustofa