RADAR KUDUS - Detik-detik mencekam mewarnai insiden longsornya jalan utama Kudus-Colo, tepat di depan Portal Colo, Kecamatan Dawe, Jumat (9/1/2026) malam.
Seorang penjaga portal, Taufik Effendi, membeberkan kronologi ambrolnya jalan yang menyebabkan dua unit kendaraan terperosok ke dasar jurang.
Retakan Jalan Berujung Petaka
Menurut Taufik, tanda-tanda bencana sudah terlihat sesaat sebelum kejadian. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan tersebut diduga kuat menggerus fondasi tebing, hingga muncul retakan pada permukaan aspal.
"Awalnya sudah ada retakan. Tidak lama kemudian, jalan mulai ambles dan terjadi longsor," ungkap Taufik di lokasi kejadian.
Saat peristiwa terjadi, situasi lalu lintas sebenarnya masih cukup ramai oleh pengendara sepeda motor.
Namun, sebuah truk tangki air yang sedang terparkir di atas jembatan tidak dapat diselamatkan dan langsung terjun bebas saat tanah di bawahnya amblas. Beruntung, truk dalam posisi kosong tanpa pengemudi.
Peringatan yang Tak Terdengar
Nasib nahas menimpa sebuah mobil Suzuki Ertiga yang melaju pelan dari arah Colo menuju Kudus.
Taufik mengaku sudah berusaha keras memberikan peringatan kepada pengemudi mobil tersebut agar berhenti karena jalur di depan mereka sudah raib terbawa longsor.
”Mobil itu melaju pelan. Saya sudah teriaki dan rambu penutup jalan pun sudah saya pasang, tapi mungkin karena hujan deras dan kaca mobil tertutup, suara saya tidak terdengar. Mobil tetap melaju hingga akhirnya terperosok ke jurang,” kenang Taufik.
Baca Juga: Jembatan di Colo Ambrol, 2 Kendaraan Terperosok Sedalam 15 Meter
Sebelum insiden Ertiga tersebut, Taufik dan rekan sejawatnya di portal sempat menyelamatkan seorang pengendara sepeda motor yang nyaris mengalami nasib serupa.
Evakuasi Dramatis di Tengah Badai
Meski cuaca masih didera hujan lebat dan angin kencang, warga sekitar secara spontan melakukan aksi penyelamatan.
Menggunakan peralatan seadanya, warga berusaha mengeluarkan tiga orang penumpang dari dalam kabin minibus yang terhempas ke dasar jurang.
”Evakuasi sangat sulit karena cuaca ekstrem. Tapi alhamdulillah, para korban berhasil kami selamatkan. Saya lihat mereka tidak mengalami luka serius,” tambahnya.
Usai menyelamatkan para korban, Taufik langsung melaporkan kejadian tersebut melalui pesan singkat kepada pihak Kepolisian dan BPBD Kudus.
Hingga berita ini disusun, para korban telah diungsikan ke tempat aman, sementara badan mobil dan truk tangki masih berada di dasar jurang menunggu alat berat untuk proses evakuasi.
Editor : Ali Mustofa