KUDUS – Sebuah bus pengangkut peziarah terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, pada Selasa (16/12) pagi.
Bus yang hendak menuju kawasan Makam Sunan Muria tersebut dilaporkan keluar jalur dan masuk ke jurang di jalur letter S Desa Tergo.
Bus itu diketahui membawa rombongan peziarah asal Bumi Jawa 4, Kecamatan Batangsari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.
Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.15 WIB.
Di dalam bus terdapat sekitar 50 penumpang. Meski kendaraan terguling usai terperosok, seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi selamat.
Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Kudus melalui KBO Satlantas, Iptu Zubaidi, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga terkait adanya kecelakaan di wilayah Desa Tergo pada pagi hari.
“Laporan kami terima sekitar pukul 08.15. Bus tersebut terguling setelah terperosok,” jelasnya.
Proses evakuasi penumpang dilakukan secara bersama-sama oleh warga sekitar dan aparat kepolisian. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dari dalam bus tanpa mengalami luka fisik.
“Alhamdulillah, semua korban sudah dievakuasi dan dalam kondisi selamat. Tidak ada yang mengalami luka, hanya sebagian penumpang mengalami syok akibat kejadian tersebut,” tambahnya.
Untuk mengevakuasi badan bus yang terguling ke badan jalan, petugas membutuhkan bantuan kendaraan derek. Hingga kini, proses penanganan kendaraan masih menunggu peralatan pendukung.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Faktor pemicu kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
Meski sempat menarik perhatian warga, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau tetap lancar. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kecelakaan demi menjaga kelancaran lalu lintas.
“Kami mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi kejadian agar arus lalu lintas tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. (gal)