RADAR KUDUS – Sakit menjadi hal yang tak terduga datangnya, dan biaya pengobatan seringkali menjadi kekhawatiran terbesar bagi banyak orang. Namun, bagi Addin Zaidan Zakki dan keluarganya di Kudus, rasa cemas itu sirna berkat kepesertaan aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Zidan, panggilan akrabnya, menceritakan bagaimana JKN menjadi penyelamat ketika adik bungsunya harus menjalani operasi rahang mendadak akibat benturan saat terjatuh. Diagnosa ini didapatkan setelah pemeriksaan dan rontgen oleh dokter.
“Kami pikir waktu itu memarnya karena sakit gigi, setelah kami bawa ke klinik kemudian mendapat rujukan ke rumah sakit untuk dirontgen hasilnya menunjukkan adik saya mengalami pergeseran rahang akibat benturan, sehingga memerlukan tindakan operasi,” ungkap Zidan.
Dengan adanya rujukan berjenjang dari faskes pertama, proses selanjutnya berjalan mulus. Operasi pun dilakukan di RS Mardi Rahayu, yang menjadi rumah sakit rujukan.
Seluruh proses rujukan, konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang, hingga penentuan jadwal operasi berlangsung sekitar dua minggu.
Zidan mengaku proses administrasi untuk tindakan operasi ini tergolong cepat dan mudah.
Hal yang paling melegakan adalah kepastian biaya. Zidan dengan tegas menyampaikan bahwa Program JKN telah menjamin seluruh biayanya.
“Biaya operasi seluruhnya dijamin oleh Program JKN. Bahkan, sampai proses lepas pen pasca operasi juga dijamin. Tidak ada biaya tambahan apapun yang dikeluarkan oleh keluarga, termasuk biaya rawat inap sebelum dan sesudah operasi, serta semua obat-obatan pasca operasi, semuanya dijamin sesuai dengan kelasnya,” katanya penuh syukur.
Keluarga Zidan, dimana kedua orang tuanya bekerja sebagai karyawan swasta, telah terdaftar sebagai Peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) selama kurang lebih 10 tahun.
Selama itu, Program JKN telah menjamin pelayanan kesehatan keluarganya dari berbagai keluhan kesehatan ringan seperti demam, batuk, flu, dan kontrol kesehatan biasa.
“Pengalaman berobat menggunakan Program JKN biasanya untuk sakit biasa dan alhamdulillah selama ini ditangani dengan baik. Pelayanan dari dokter dan petugasnya sangat bagus dan ramah. Obat yang diberikan juga ditanggung biayanya, meski terkadang di kondisi tertentu antreannya sangat panjang. Baru kali ini kami gunakan untuk rawat inap dan operasi, dan semuanya memuaskan,” ujar Zidan.
Kualitas pelayanan yang diterima dari RS Mardi Rahayu Ia acungi jempol. Menurutnya, kualitas pelayanan dokter dan tenaga medis sangat baik. Penjelasan terkait tindakan operasi Ia terima dengan jelas, mulai dari risiko hingga pemulihan. Fasilitas dan peralatan di rumah sakit pun dirasanya cukup lengkap dan bersih.
“Mereka ramah, responsif, dan perhatian. Keluarga dijelaskan apa yang harus dilakukan paska operasi nanti, mulai dari kontrol, perawatan dan obat yang harus dikonsumsi. Adik saya hanya dirawat selama satu hari. Jadi paginya kami mendaftar untuk operasi, kemudian malam harinya mulai tindakan, dan besoknya sudah diizinkan pulang. Sebelum pulang, kondisi adik saya selalu dipantau,” kata Zidan.
Kondisi adiknya kini jauh membaik, keluhannya hilang dan aktivitasnya kembali normal. Bagi Zidan, Program JKN sangat membantu keluarganya. Awalnya ia cukup khawatir terkait biaya yang besar, tetapi kepastian dari Program JKN membuat ia merasa aman dan nyaman. Ia berpesan kepada masyarakat luas tentang pentingnya memiliki jaminan pelayanan kesehatan melalui keikutsertaan dalam Program JKN.
“JKN sangat penting sekali, karena sakit tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Dengan ikut Program JKN, kita lebih tenang dan terbantu tanpa harus memikirkan biaya berobat. Selain itu, kualitas pelayanan yang diberikan juga baik, tidak ada perbedaan pelayanan. Apalagi dijaman sekarang yang serba digital, semua layanan kesehatan Program JKN bisa diakses di Aplikasi Mobile JKN, tentunya semakin memudahkan,” tambahnya. (*/lia)
Editor : Zainal Abidin RK