KUDUS — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus menggelar Kejuaraan Renang Antar Pelajar dalam rangka Bupati Cup 2025 sebagai ajang pembibitan atlet sejak usia dini.
Kejuaraan yang diikuti ratusan pelajar dari tingkat TK hingga SMA sederajat ini berlangsung di Kolam Renang GOR Wergu Wetan Kudus, Minggu (14/12).
Sebanyak 233 pelajar ambil bagian dan bertarung di 26 nomor lomba yang terbagi dalam empat gaya renang, yakni gaya bebas, punggung, kupu-kupu, dan dada.
Baca Juga: 19 Peserta Lolos Administrasi Seleksi Terbuka JPTP Kudus 2025, Siap Masuk Tahap Asesmen
Para peserta berlomba pada nomor 50 meter dan 100 meter, menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus edukatif bagi atlet belia.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang membuka langsung kejuaraan tersebut mengapresiasi gelaran Bupati Cup 2025.
Ia menilai, kejuaraan ini efektif sebagai wadah pembibitan atlet sejak dini untuk mendorong prestasi akuatik daerah.
“Pembibitan sejak kecil, dan ada perwakilan atlet yang sudah ikut bertanding,” ungkapnya.
Pemkab Kudus, lanjut Sam’ani, berkomitmen mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga di daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang konsisten mendampingi anak-anaknya.
“Terima kasih untuk orang tua yang swadaya dan tekun mendampingi anak-anaknya bertanding,” katanya.
Baca Juga: Haul ke-68 KHR Asnawi: Ribuan Santri Lintas Banom Ikuti Napak Tilas dari Bendan ke Colo
Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kudus, Suprayitno, mengatakan kejuaraan ini bertujuan mengenalkan olahraga akuatik, khususnya renang, kepada pelajar sebagai pengembangan kemampuan nonakademik.
“Sasarannya memang pelajar, bahkan mulai tingkat TK/RA sampai SMA sederajat,” ujarnya.
Menurutnya, ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet Kudus menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Saat ini, terdapat tujuh atlet renang asal Kudus yang telah lolos pra-Porprov dan tengah menjalani persiapan intensif.
“Kebetulan yang lolos Porprov tingkat SMA semua, sebagian juga ikut di ajang ini,” terangnya.
Suprayitno menekankan pentingnya pembinaan berjenjang agar pembibitan atlet akuatik di Kudus berkembang secara berkelanjutan.
Melalui event rutin dari tingkat lokal hingga nasional, potensi atlet dapat diasah sejak dasar.
“Pembinaan atlet dilakukan bertahap dari dasarnya dulu. Setelah dikenalkan, prestasi bisa ditingkatkan lewat kejuaraan dan lomba,” tandasnya. (dik)
Editor : Mahendra Aditya