Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stok BBM di Kudus Aman Jelang Nataru, Satgas Siap Diturunkan

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:44 WIB

DIPASTIKAN AMAN: Petugas mengisi BBM subsidi di salah satu SPBU di Kudus.   
DIPASTIKAN AMAN: Petugas mengisi BBM subsidi di salah satu SPBU di Kudus.  
 

KUDUS - Pemerintah memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang peringatan Natal dan tahun baru 2026 aman. Kebutuhan permintaan BBM dipastikan akan tercukupi.

Kabid Fasilitasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kudus, Sonhaji menyampaikan, stok kebutuhan BBM di Kudus menjelang hari Natal dan tahun baru 2026 dipastikan aman.

Kondisi ini dipastikan dengan pengecekan dan pantauan stok BBM di SPBU di Kudus.

Selain itu, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng dan Pertamina.

”Kami telah menanyakan dan telah dipastikan untuk kebutuhan stok BBM di Kudus aman saat Natal dan tahun baru 2026,” jelasnya.

Terkait pemantauan nanti, pemerintah daerah telah membentuk Satuan tugas (Satgas) pangan.

Anggotanya terdiri dari Polri, Dinas Pertanian dan Pangan, serta Dinas Perdagangan.

Satgas ini akan memantau stabilitas harga mulai dari pangan hingga BBM. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kecurangan di lapangan.

”Satgas akan memantau ketika ada peningkatan harga hinggga terjadi penyalahgunaan barang bersubsidi,” katanya.

Sonhaji menambahkan, masyarakat diminta untuk tetap tenang, karena memperoleh BBM bersubsidi di Kudus mudah dan tidak terjadi kelangkaan.

Selain itu, juga tidak terjadi antrean panjang.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah dalam keterangannya akan mengaktifkan Satgas Nataru sejak 13 November hingga 11 Januari 2026 mendatang.

Adanya Satgas ini sebagai langkah memastikan kesiapan infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat sebelum puncak arus Nataru berlangsung.

Selama periode 15 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, Pertamina memproyeksikan terjadi kenaikan konsumsi bensin atau gasoline rata-rata sebesar 5,6 persen. Hitungan tersebut dari konsumsi normal harian sekitar 13.400 kiloliter per hari.

Sedangkan untuk kebutuhan komsumsi diesel diperkirakan turun. Penurunan mengalami sekitar 4,7 persen. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#BBM #energi #Kudus #pertamina