BAE — Sekitar 40 pemuda Desa Ngembalrejo mengikuti kegiatan pelatihan penguatan kapasitas Karang Taruna yang digelar pada Minggu (7/12).
Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan wawasan, keterampilan, dan peran strategis dalam kontribusi sosial serta pembangunan desa.
Kepala Desa Ngembalrejo, Mohammad Zakaria, menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai pelatihan ini penting sebagai bekal generasi muda agar mampu membantu kemajuan desa.
“Kami sangat mendukung karena kegiatan ini dapat menambah wawasan generasi muda dalam membantu desa,” ujarnya.
Materi pertama disampaikan oleh Ketua KPU Kudus, Ahmad Amir Faisol, yang menjelaskan peran penting Karang Taruna sebagai wadah pengembangan generasi muda non-partisan berbasis kesadaran sosial.
Ia menekankan bahwa pemuda memegang peran krusial dalam mendorong partisipasi politik di era digital melalui kreativitas, literasi teknologi, dan pemikiran visioner.
Dalam paparannya, ia menyoroti beberapa nilai pembangunan karakter pemuda, seperti peningkatan keterampilan digital, kepemimpinan visioner, inovasi, pendidikan, moralitas, serta kontribusi sosial dan lingkungan.
Materi kedua diisi oleh Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Kudus, Rio Deny Widodo, yang memberikan pemahaman mengenai perancangan program berbasis metode PRA (Plural Receivement Appricial).
Ia menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi sosial penting yang menjadi salah satu sumber kesejahteraan sosial di tingkat wilayah.
Karena itu, pemuda harus mampu merumuskan arah kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat.
Rio juga mengingatkan agar Karang Taruna tetap menjaga marwah organisasi.
“Saya berpesan agar teman-teman merapatkan barisan sesuai tupoksi. Karang taruna harus menjadi kekuatan besar pemuda di desa masing-masing dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan sosial,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Karang Taruna memiliki fungsi strategis, antara lain pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan, dan penunjang.
Materi problem solving juga diberikan agar pemuda mampu merespons persoalan sosial secara efektif.
Ketua panitia, Diaz Tri Wibowo, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi wadah pembelajaran bagi anggota Karang Taruna dan pemuda Ngembalrejo.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan peserta sangat antusias mengikuti seluruh materi. Harapannya wawasan mereka semakin meningkat,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat lebih siap berperan dalam pembangunan desa serta menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di Ngembalrejo. (dik)
Editor : Mahendra Aditya