Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penanganan Cepat dan Terukur, Jembatan Kesambi Kudus yang Ambles akan Disangga Baja

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 5 Desember 2025 | 14:42 WIB
Penanganan Cepat dan Terukur, Jembatan Kesambi akan Disangga Baja
Penanganan Cepat dan Terukur, Jembatan Kesambi akan Disangga Baja

KUDUS - Bupati Kudus Samani Intakoris turun langsung meninjau amblesnya Jembatan Satu di Desa Kesambi Kamis (5/12) malam.

Untuk mengatasi jembatan yang ambles tersebut, Pemkab akan menyangga dengan besi baja. 

Bupati Kudus Samani Intakoris meninjau ke lokasi bersama Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, beserta dinas terkait.

Pemkab Kudus akan menangangi jembatan satu tersebut bersifat jangka cepat dan sementara. 

Bupati Kudus, Samani Intakoris menyampaikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus akan turun tangan mengatasi jembatan Kesambi yang ambles tersebut.

Pemerintah daerah telah melakukan perencanaan matang pada jembatan yang ambles tersebut. 

”Nanti akan kami tangani dengan disangga baja beton, dengan harapan jembatan bisa berfungsi lagi,” katanya. 

Samani menjelaskan penanganan akan dilakukan segera. Untuk batas target penyelesaian penanganan diperkirakan memakan waktu dua Minggu. 

Pemerintah daerah dipastikan tidak bisa membangun lagi jembatan di awal tahun anggaran. Pasalnya APBD tahun 2026 telah disahkan pada November lalu. 

”Sambil jalan akan kami anggarkan di APBD perubahan 2026. Karena APBD 2026 telah disahkan lalu,” jelasnya. 

Selain itu, Pemkab Kudus juga akan melaporkan amblesnya jembatan kepada pemerintah pusat. Dengan harapan akan ada perbaikan jembatan secara permanen. 

Jembatan satu Kesambi sangatlah mendesak untuk diperbaiki segera mungkin.

Akses jembatan ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi, sosial, dan kebudayaan. 

Kondisi jembatan tersebut, kata Samani sudah tua. Fondasi jembatan ambles dikarenakan tak kuat menahan arus yang deras. Serta sumbatan dari tumpukan sampah di bawah jembatan. 

”Kami harapkan masyarakat bisa menjaga lingkungan serta tidak membuang sampah di sungai,” jelasnya. 

Pemerintah daerah akan bekerja bakti membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Piji.

Sampah tersebut didominasi sampah kayu, bambu, dan rumah tangga. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#Samani Intakoris #bupati #pemkab #jembatan #PUPR #Kudus