Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diduga Korselting Listrik, Rumah di Kudus Terbakar

Galih Erlambang Wiradinata • Minggu, 30 November 2025 | 00:02 WIB

 

DIPADAMKAN: Tim Damkar berusaha memedamkan api yang melanda rumah di Desa Langgardalem.
DIPADAMKAN: Tim Damkar berusaha memedamkan api yang melanda rumah di Desa Langgardalem.

KUDUS- Sebuah rumah di Desa Langgardalem RT 1/2, Kota, Kudus terbakar pada Sabtu (29/11) siang. Kebakaran yang berdampak pada satu kamar tersebut diduga dikarenakan korsleting arus listrik.

​Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, melalui Kasi Kedaruratan, Munaji, menyatakakan kebakaran diduga karena terjadi korsleting arus listrik. Rumah milik Harmina tersebut dikabarkan terbakar sekitar pukul 14.30.

Kebakaran ini diketahui oleh pemilik rumah saat kembali ke rumahnya ketika Harmina yang sedang berjualan di depan rumah.

Korban saat itu, menuju kamar dan sempat terkejut melihat api muncul. Api tersebut diketahui membesar dan membakar kamar yang berukuran 8x4 meter tersebut.

"Api datang dari stop kontak yang mengalami korsleting dan menyambar kasur dan perabotan rumah lainnya," katanya.

Melihat api yang membesar, suami korban berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api semakin membesar.

Tetangga korban yang berada di sekitar lokasi melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibnas setempat. Warga bersama-sama berupaya memadamkan api sekitar pukul 15.30 bersama tim Damkar.

Selang 20 menit kemudian atau pukul 15.50 api berhasil dijinakan. Api benar-benar padam sekitar pukul 15.55.

"Ada tiga damkar yang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api," katanya.

Akibat kebaran tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian materiil. Total kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp 50 juta. (gal)

Editor : Zainal Abidin RK
#Kudus #BPBD