KUDUS - Produk-produk milik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-eks Karisidenan Pati bersaing untuk menembus pasar ekspor Selasa (25/11).
Seluruh produk tersebut dikurasi ketat oleh BPD Himpunan pengusaha muda Indonesia (Hipmi) Jateng untuk diikutkan sertakan ke pasar ekspor di Malaysia dan Thailand.
Seleksi produk UMKM ini berlangsung di Tempat Oleh-oleh Kirana. Para kurator dari BPD Hipmi Jateng menyeleksi ketat produk UMKM tersebut.
Baca Juga: Harga Cabai Merah Mulai Turun, Tapi Kenapa Daerah Masih Menjerit?
Apabila lolos produk UMKM tersebut akan diikutsertakan pada agenda expo di Malaysia dan Thailand.
Ketua Bidang IV BPD Hipmi Jateng, Erik Wijaya menyatakan, pemberian fasilitas ke pasar ekspor ini sebagai langkah pelaku usaha di Jawa Tengah bisa naik kelas.
Artinya pelaku usaha yang saat ini statusnya masih mikro bisa menjadi industri besar.
”Dulu yang jangkauan penjualannya masih antar kota, kabupaten, desa, provinsi bisa jadi internasional,” katanya.
Dia menambahkan, terkait produk yang lolos kurasi kriterianya berupa bagi pengusaha yang sudah siap dari segi kapasitas produksinya, legalitasnya, dan kemasannya.
Baca Juga: Jadwal Magang Nasional Batch 3 Rilis, Siapkan Berkasmu Sekarang!
Terkait kurasi ketat itu akan 10 produk terbaik akan dibawa ke Malaysia dan Thailand.
Sementara itu, 60 produk lainnya juga akan dibawa dalam bentuk katalog. Tidak menutup kemungkinan produk yang masuk ke katalog berpotensi lolos ke pasar ekspor.
”Produk yang kami bawa, harus dari lokal Jawa Tengah. Produk yang memiliki ciri khas,” ungkapnya.
Dia menambahkan, sampai saat ini sudah ada sebanyak 120 produk yang masuk ke list kurasi. Menurut Erik produk dari Kudus, sangatlah unik dan berpotensi untuk ekspor.
Erik menekankan, produk yang masuk saat ini apakah sudah siap bersaing dengan pasar internasional. Beberapa faktor harus dipertimbangkan betul oleh para pelaku UMKM.
Faktor itu antara lain, apakah bahan baku produk bisa memenuhi permintaan atau tidak. Dari segi karyawan apakah mampu memenuhi pasar.
Sementara itu, Ketua Hipmi Kudus, Singgih Budiyono menyampaikan, produk yang akan dibawa bermacam jenisnya. Mulai dari fashion, ekraf, makanan, dan minum.
Dia menambahkan, produk asal Kudus ini akan bersaing ketat. Pasalnya akan ada produk UMKM asal Semarang dan Solo yang turut ingin masuk.
”Yang ikut sudah ada berpengalaman ikut ke pasar ekspor. Mereka ada yang sampai Eropa, Asia, dan Amerika,” jelasnya.
Singgih berharap, produk-produk UMKM ini bisa lolos dan mampu diterima pasar global. Dengan harapan para pelaku UMKM bisa naik kelas. (gal)
Editor : Mahendra Aditya