Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Marak Persilisihan Guru Dengan Murid, Mendikdasmen Dorong Diselesaikan Kekeluargaan

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 21 November 2025 | 22:09 WIB

CARI SOLUSI: Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan di Kudus.
CARI SOLUSI: Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan di Kudus.
 

KUDUS - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti merasa prihatin terhadap fenomena murid yang berselisih dengan gurunya.

Hal tersebut akhirnya berujung menyeret guru ke ranah hukum.

Kondisi itu dianggap Mendikdasmen Abdul Mu’ti justru akan mengganggu kegiatan belajar dan mengajar.

Serta menghambat lahirnya generasi emas di masa mendatang.

Oleh karena itu, Kemendikdasmen telah melakukan MoU bersama Polri terkait kekerasan di sekolah tentang nilai kedisiplinan.

”Kami sudah menandatangani MoU itu dengan Polri cukup lama,” katanya.

Dia melanjutkan, isi perjanjian itu, ketika ada kekerasan di sekolah terkait dengan kedisiplinan siswa bukan kriminal maka akan diselesaikan dengan cara restorative justice.

”Jadi ketika ada orang tua siswa melapor ke polisi terhadap kekerasan siswa dan bukan kriminal, tolong jangan diproses,” ungkapnya.

Hal tersebut perlu dilakukan, agar guru di sekolah lebih tenang untuk mengajar siswa di sekolah.

Mu’ti juga merasa prihatin, apabila hal itu diproses. Lantaran gaji guru yang minim dan sering mendapatkan bulian dari beberapa pihak.

”Itu akan mengakibatkan guru tidak khidmat, tidak percaya diri dalam mendidik siswa di sekolah,” jelasnya.

Abdul Mu’ti mendesak, apabila hal tersebut terjadi di sekolah permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Selain itu, Mendikdasem juga mengajak, mengajak membangun kerja sama dengan baik, antara orang tua, guru, dan siswa.

Tujuan ini agar generasi sekarang menjadi hebat, kuat unggul serta dicita-citkan anak pendiri bangsa.

Dia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu dimiliki generasi yang unggul. Mereka harus memiliki kekuatan iman, peradaban, ekonomi, dan persatuan. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#sekolah #Kudus #pendidikan #mendikdasmen