Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alumni TBS Donasikan Umroh dan Motor Listrik untuk Semarakkan Satu Abad TBS Kudus

Redaksi Radar Kudus • Senin, 17 November 2025 | 17:05 WIB
BAKTI UNTUK MADRASAH: KH Ahmad Bahruddin bersama putrinya ikut hormat dan ngalap berkah dengan menjadi donator umroh dan motor Listrik. Peraih umroh bernama Najma Talita S siswi PAUD TBS Kudus.
BAKTI UNTUK MADRASAH: KH Ahmad Bahruddin bersama putrinya ikut hormat dan ngalap berkah dengan menjadi donator umroh dan motor Listrik. Peraih umroh bernama Najma Talita S siswi PAUD TBS Kudus.

KUDUS – Peran alumni Madrasah Tasywiquth Tullab Salafiyah (TBS) Kudus yang tergabung dalam Ikatan Siswa Abiturien (IKSAB) TBS Kudus dalam menyemarakkan peringatan 100 tahun madrasah terasa semakin kuat.

Salah satu alumni, Ahmad Bahrudin, menyumbangkan paket umroh gratis serta satu unit sepeda motor listrik sebagai hadiah utama perayaan tersebut.

Bahrudin, warga Desa Kajeksan dan dosen PGSD Universitas Muria Kudus (UMK), mengatakan bahwa donasi itu diberikan sebagai bentuk hormat dan rasa syukur kepada madrasah, para kiai, dan guru-guru yang pernah membimbingnya.

“Tujuan saya berdonasi ini semata-mata untuk ngalap berkah kepada madrasah, romo kiai, dan guru-guru saya,” ujarnya.

Menurutnya, hadiah yang diberikan tidak sebanding dengan ilmu dan bimbingan yang ia terima selama menjadi santri TBS.

Ia juga menjelaskan bahwa pemilihan hadiah umroh dan motor listrik memiliki makna tersendiri.

“Umroh mengingatkan santri untuk tetap dekat dengan Tuhan, sementara motor listrik menjadi sarana ikhtiar di dunia. Keduanya saling berkaitan,” jelasnya.

 

Memasuki usia satu abad, Bahrudin menilai TBS semakin matang dalam mencetak lulusan yang berilmu dan bermanfaat bagi bangsa.

Ia berpesan kepada para santri agar selalu hormat pada guru dan menjaga adab dalam menuntut ilmu.

“Untuk mendapatkan keberkahan ilmu, santri harus hormat kepada guru. Dan agar ilmu bermanfaat, santri harus taat,” tambahnya.

MENARIK: Beberapa hadiah jalan sehat bareng santri TBS yang dipajang di atas panggung.
MENARIK: Beberapa hadiah jalan sehat bareng santri TBS yang dipajang di atas panggung.

Sementara itu, anggota DPRD Kudus yang juga alumni TBS, Muhtamat, menyebutkan bahwa kebersamaan para alumni tetap terjaga.

Ikatan tersebut bahkan semakin kuat sejak peringatan Harlah ke-80.

“Setiap bulan kami mengadakan pertemuan rutin bersama para alumni,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa alumni TBS berkontribusi sesuai bidang masing-masing.

Termasuk lima alumni yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kudus, yang turut bergotong-royong mendukung fasilitas pendidikan di TBS.

“Dalam waktu dekat juga akan dibangun masjid di lingkungan madrasah. Kami berharap para alumni semakin kompak mewujudkan rencana ini,” ungkapnya.

Muhtamat berharap kiprah TBS Kudus di masyarakat semakin diperhitungkan dan mampu melahirkan lulusan yang unggul serta bermanfaat bagi semesta. (zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#motor listrik #Santri #alumni #umroh #Kudus #100 tahun #tbs