KUDUS – DPD Partai Nasdem Kudus menggelar rangkaian aksi sosial terpadu dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-14 Partai Nasdem yang jatuh pada 11 November 2025.
Tiga kegiatan dilaksanakan serentak pada Minggu (9/11), yakni pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan penyaluran santunan bagi anak yatim di salah satu pondok yatim di Jalan Pramuka, Kudus.
Ketua DPD Nasdem Kudus sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Akhwan, mengatakan kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian partai kepada masyarakat.
Dalam pemeriksaan kesehatan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, sementara kegiatan donor darah menggandeng PMI Kudus.
Menurutnya, donor darah massal digelar karena beberapa waktu terakhir banyak pasien yang kesulitan mencari tambahan persediaan darah saat membutuhkan.
Kegiatan ini ditujukan untuk membantu pemerintah daerah menguatkan stok darah di Kudus sekaligus membuka partisipasi untuk masyarakat umum.
Nasdem Kudus menargetkan 150 peserta dalam kegiatan tersebut.
Namun laporan panitia menunjukkan jumlah pendonor dan peserta pemeriksaan kesehatan melebihi target.
Akhwan menilai tingginya animo warga menandakan kegiatan sosial semacam ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Selain kegiatan kesehatan, Nasdem juga menyalurkan bantuan logistik untuk anak yatim, berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan kebutuhan harian lain.
Santunan tersebut menyasar pondok yatim di kawasan Jalan Pramuka, yang menurut Akhwan membutuhkan dukungan rutin dari berbagai pihak.
Akhwan menegaskan kegiatan sosial ini merupakan strategi partai untuk terus mendekatkan diri kepada warga.
Ia berharap Nasdem Kudus dapat kembali merebut kursi yang sempat hilang di DPRD, sekaligus berupaya meraih posisi pimpinan dewan pada periode mendatang.
Sebagai penutup rangkaian, HUT ke-14 Partai Nasdem juga akan diisi diskusi dan seminar bersama pemilih Gen Z pada Minggu (16/11), serta puncak resepsi atau refleksi HUT pada Sabtu (15/11).
Akhwan memastikan kegiatan sosial serupa akan terus digelar di luar momentum ulang tahun partai jika memang dibutuhkan masyarakat. (dik)
Editor : Mahendra Aditya