KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan perbaikan Jalan R. Agil Kusumadya.
Proyek strategis ini menelan anggaran sebesar Rp 12 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Pantauan lokasi, sejumlah pekerja menghancurkan aspal lama.
Baca Juga: Bupati Kudus dan KPK Bahas Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan, Ini Poin-Poinnya
Seorang pekerja juga mengoperasikan alat berat Wales untuk memadatkan permukaan tanah sebelum di beton.
Jalan yang dikerjakan pertama kali di sebelah Barat Rumah Sakit Mardirahayu.
Pengerjaan dilakukan secara bergantian agar kendaraan tetap bisa melintas.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo mengatakan pengerjaan jalan tersebut menargetkan panjang sekitar 1,1 kilometer.
Titik pengerjaan dari depan Tugu A. Yani atau Kantor DPRD Kudus hingga simpang Rumah Sakit Mardirahayu.
“Untuk jenis pekerjaan ada dua, yaitu rigid pavement (beton) dan AC-WC (aspal halus). Harapan kami dalam waktu 60 hari kerja, pekerjaan ini dapat terselesaikan sesuai target,” ujar Harry, Selasa (4/11).
Menariknya, proyek ini menggunakan metode pengadaan cepat V6, yang direkomendasikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Baca Juga: Lazismu Kudus Bangun Sumur Bor Dukung Akses Air Bersih Sekolah
Penerapan metode ini, kata Harry, bertujuan mempercepat proses pemilihan penyedia jasa tanpa mengurangi transparansi dan kualitas pekerjaan di lapangan.
Ada tiga segmen utama yang menjadi fokus pengerjaan beton, yakni di setiap titik lampu merah.
Segmen pertama berada di depan DPRD Kudus, segmen kedua di depan kantor PLN Kudus, dan segmen ketiga di perempatan barat Rumah Sakit Mardirahayu.
Panjang total pekerjaan beton mencapai sekitar 180 meter dengan masing-masing titik 60 meter, dengan lebar bervariasi antara 13 hingga 17 meter, disesuaikan dengan lebar ruas jalan.
“Kami memprioritaskan pengecoran di titik-titik yang sering dilalui kendaraan berat, karena jika hanya menggunakan aspal, jalan bisa mudah rusak. Untuk mengantisipasi musim hujan, kami siapkan terpal penutup agar kualitas beton tetap terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, pekerjaan AC-WC atau lapisan aspal halus akan dilakukan setelah seluruh bagian rigid pavement selesai.
Dengan demikian, kondisi jalan di kawasan utama kota Kudus ini diharapkan kembali nyaman, kuat, dan tahan lama bagi pengguna jalan. (dik)
Editor : Ali Mustofa