KUDUS – Seorang pendaki berinisial Evan Maulana (18) warga Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah sempat dinyatakan hilang di kawasan Gunung Muria jalur Natasangin, Selasa (28/10) malam.
Korban ditemukan di bawah Puncak Bayangan Natasangin setelah operasi pencarian gabungan yang berlangsung hingga Rabu (29/10) dini hari.
Menurut laporan Kudus Siaga 112, peristiwa tersebut berawal ketika korban melakukan pendakian seorang diri dari Basecamp Natasangin sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Kades Kudus Harap Pemangkasan Dana Tak Ganggu Operasional Desa
Padahal, petugas basecamp yang berjaga, Slamet, sudah mengimbau agar pendakian ditunda karena cuaca hujan dan tidak mendukung, namun korban tetap nekat melanjutkan perjalanan.
Sekitar pukul 17.30 WIB, saat hampir mencapai Puncak Natasangin, Evan terpeleset dan jatuh ke jurang di kawasan Puncak Bayangan.
Dua jam kemudian, sekitar pukul 19.30 WIB, ia sempat mengirim pesan WhatsApp kepada temannya, Hilmi, untuk meminta pertolongan karena mengalami insiden jatuh.
Hilmi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas basecamp dan diteruskan ke Kudus Siaga 112 pada pukul 23.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, tiga tim gabungan dari BPBD Kudus, Basarnas, Polsek Gebog, Koramil Gebog, relawan, dan warga setempat segera diterjunkan ke lokasi.
Tim pertama yang terdiri atas delapan personel berangkat pukul 24.00 WIB melalui jalur atas, disusul tim kedua beranggotakan empat orang pada pukul 03.15 WIB lewat jalur bawah.
Sementara tim ketiga membawa peralatan tambahan dan menyusul ke titik perkiraan korban jatuh pada pukul 04.50 WIB.
Koordinasi di lapangan sempat berjalan sulit akibat medan terjal dan cuaca berkabut.
Namun sekitar pukul 03.15 WIB, tim penyelamat sempat mendengar suara teriakan korban dari kedalaman sekitar 70–90 meter di bawah Puncak Bayangan.
Setelah melakukan pendekatan dengan teknik katrol manual, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 05.40 WIB oleh tim gabungan.
“Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 06.40 WIB,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko.
Setelahnya, korban dibawa turun menuju basecamp untuk mendapatkan pemeriksaan awal dan istirahat.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kudus, Basarnas, Polsek dan Koramil Gebog, MDMC Kudus, Destana Rahtawu, Kencana Gebog, Bagana, Pemdes Rahtawu, serta warga sekitar.
Pihak BPBD Kudus mengimbau para pendaki agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan imbauan petugas basecamp demi keselamatan saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Muria. (dik)
Editor : Ali Mustofa