Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gus Yasin Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Anak dan Perempuan

Andika Trisna Saputra • Selasa, 21 Oktober 2025 | 23:44 WIB
PESAN: Wagub Jateng, Taj Yasin didampingi Bupati Kudus, Sam
PESAN: Wagub Jateng, Taj Yasin didampingi Bupati Kudus, Sam

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri Sarasehan Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Roudlotuth Tholibin, Bendan, Kabupaten Kudus, Selasa (21/10).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan: Menuju Pesantren Aman dan Sehat” sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah yang tahun ini dipusatkan di Kudus.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para kiai, nyai, pengasuh pondok pesantren, serta ribuan santri dan santriwati se-Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Kudus Jadi Tuan Rumah HSN Jateng 2025, Catat Rangkaian Acaranya

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin menekankan pentingnya menjadikan pesantren sebagai lingkungan pendidikan yang ramah anak dan ramah perempuan.

Ia menjelaskan, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih menjadi masalah serius di berbagai daerah, termasuk di lingkungan pendidikan.

Berdasarkan data DP3AP2KB Jawa Tengah, pada tahun 2024 tercatat 1.349 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Sementara hingga Juli 2025, sudah ada 867 kasus.

“Kalau dipresentasikan terhadap jumlah santri di Jawa Tengah, angkanya kecil, hanya nol koma sekian persen. Tapi sekecil apa pun harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Menurutnya, pesantren justru harus menjadi pelopor pendidikan karakter yang penuh kasih sayang dan teladan akhlak.

“Kita tidak perlu marah pada pemberitaan atau isu miring tentang pesantren. Yang penting, kita buktikan lewat tindakan nyata bahwa pesantren melahirkan generasi berakhlak, disiplin, dan penuh kasih sayang,” ungkapnya. 

Baca Juga: BikersMu Resmi Dikukuhkan PP Muhammadiyah, Komunitas yang Tak Sekadar Touring Tapi juga Berdakwah

Ia juga menilai para pendidik di pesantren memiliki keunggulan tersendiri karena berinteraksi dengan santri selama 24 jam.

Lebih lanjut, Gus Yasin mengapresiasi inisiasi Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, yang menggagas program Pesantren Ramah Anak dan Ramah Perempuan.

Ia berharap Ponpes Roudlotuth Tholibin segera mendeklarasikan diri sebagai pesantren ramah anak dan perempuan, menyusul beberapa pondok lain di Jawa Tengah yang telah lebih dulu melakukannya.

“Teladan Rasulullah SAW menunjukkan bahwa Islam mengajarkan kasih sayang dan perlindungan terhadap anak-anak serta perempuan. Pesantren harus meneladani nilai itu dalam sistem pendidikannya,” ujar Gus Yasin. 

Baca Juga: Lestari Moerdijat Mendorong Para Guru untuk Wujudkan Transformasi Pendidikan

Ia berharap Kudus bisa menjadi pionir pesantren aman dan sehat yang menginspirasi daerah lain di Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa syukur atas dipilihnya Kudus sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Santri 2025.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat keagamaan dan memperkokoh peran pesantren sebagai penjaga moral masyarakat.

“Kudus harus menjadi daerah yang damai dan tenteram, dengan santri-santri yang pintar ngaji dan juga cerdas secara intelektual. Saya yakin pesantren akan semakin moderat dalam menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.

Sam'ani secara khusus mengajak para santri dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara puncak yaitu Jateng Bersholawat.

Acara tersebut akan digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pukul 19.30 WIB.

”Santri harus hadir. Nanti malam ada Gus Iqdam dan Habib Ali Zainal Abidin. Mari ngalap berkah bersama-sama, Pak Gubernur dan Wakil Gubernur juga hadir,” imbaunya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#hsn #sarasehan #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen #pendidikan ramah anak #pesantren ramah anak