Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kudus Geger! Warga Temukan Mayat Bayi Dibungkus Handuk di Kebun Pisang, Ari-ari Masih Menempel, Begini Kronologinya

Andika Trisna Saputra • Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:10 WIB
TKP: Tim Inafis Polres Kudus menunjukkan lokasi ditemukannya mayat bayi yang dibungkus handuk di kebun pisang milik warga setempat, Minggu (19/10). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
TKP: Tim Inafis Polres Kudus menunjukkan lokasi ditemukannya mayat bayi yang dibungkus handuk di kebun pisang milik warga setempat, Minggu (19/10). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Warga RT1/4 Dukuh Bendokerep, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dikejutkan oleh penemuan mayat bayi laki-laki di sebuah kebun pisang milik Sujono warga setempat, pada Minggu (19/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi telungkup dan masih memiliki ari-ari, terbungkus handuk warna biru.

Penemuan pertama kali diketahui oleh Ismahmud Yunus (52), warga RT 1/4 Dukuh Bendokerep yang merupakan tetangga pemilik lahan.

Baca Juga: Gus Rozin Harapkan Bupati Kudus untuk Segera Terbitkan Perbup Pesantren

Ia mengaku awalnya dikira hanya sebuah handuk yang terjatuh dari jemuran.

“Pemilik lahan bilang ada handuk jatuh, saya bilang bukan punya saya. Katanya masih bagus, bisa buat lap. Pas saya mau ambil, ternyata di dalam handuk itu ada mayat bayi,” ungkap Ismahmud dengan nada gemetar.

Sontak, ia langsung berteriak dan berlari.

Kemudian segera menghubungi dan memberi tahu ketua RT dan RW setempat.

Menurutnya, sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda mencurigakan adanya orang yang berseliweran ke kebun tersebut.

Ia juga mengatakan tidak ada bau menyengat dari sekitar kebun.

“Sebelumnya tidak ada orang mencurigakan lewat ke pekarangan itu. Saya benar-benar kaget,” tambahnya.

Baca Juga: Lestari Moerdijat Dorong Guru Sejarah Kudus Jadi Pelestari Situs Patiayam

Kapolsek Bae Iptu Madiyono membenarkan penemuan tersebut.

Menurutnya, bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi utuh dengan berat sekitar 700 gram.

“Saat ditemukan, posisi bayi telungkup. Diperkirakan sudah meninggal sekitar enam hingga tujuh jam sebelumnya,” jelasnya.

Petugas dari Tim Inafis Polres Kudus bersama tenaga medis segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah bayi dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk proses autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Barang bukti berupa handuk biru juga telah diamankan untuk keperluan penyelidikan.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, bayi tersebut sengaja dibuang di lokasi karena saat ditemukan tidak ada siapa pun di sekitar tempat kejadian,” tambah Kapolsek Bae. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#mayat bayi #mayat dibuang #temuan mayat #Kebun Pisang #dibuang