Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Puskesmas Rejosari Kudus Tambah Ruangan untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan Muria

Andika Trisna Saputra • Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:48 WIB
TINJAU: Komisi D DPRD Kudus meninjau pembangunan penambahan ruang di Puskesmas Rejosari, Selasa (14/10). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
TINJAU: Komisi D DPRD Kudus meninjau pembangunan penambahan ruang di Puskesmas Rejosari, Selasa (14/10). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan Muria terus dilakukan.

Salah satunya melalui pembangunan lanjutan Puskesmas Rejosari di Kecamatan Dawe yang kini dilengkapi sejumlah ruangan baru untuk menunjang kebutuhan pelayanan masyarakat.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,36 miliar dari APBD Kudus bersumber dana cukai itu meliputi pelebaran aula, ruang arsip, ruang dokter, ruang pelayanan anak, dan kamar mandi di lantai dua gedung puskesmas.

Baca Juga: Dinsos Kudus Siapkan Rumah Aman untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Penambahan ini menjadi solusi atas keterbatasan ruang yang selama ini menghambat aktivitas pelayanan dan kegiatan kader kesehatan.

Kepala Puskesmas Rejosari, Isna Noor Khilda, menjelaskan bahwa pembangunan dimulai pada September 2025 dan ditargetkan rampung pada November mendatang.

Menurutnya, aula lama berkapasitas kecil sering kali tidak cukup menampung kegiatan penyuluhan dan pertemuan kader, sehingga perluasan menjadi kebutuhan mendesak.

“Aula kami sebelumnya sempit, tidak muat jika ada lebih dari 60 tamu. Karena itu kami bangun aula baru yang lebih luas, sekaligus menambah ruang arsip, ruang dokter, dan pelayanan anak agar kegiatan dan layanan bisa berjalan lebih nyaman,” ujarnya.

Selain itu, ruang tambahan di lantai dua juga memungkinkan pelayanan dialihkan jika ruang bawah sedang penuh.

Hal ini penting mengingat Puskesmas Rejosari merupakan puskesmas rawat inap dengan tingkat kunjungan pasien yang cukup tinggi.

“Alhamdulillah, pasien kami sering penuh. Dengan ruangan tambahan, pelayanan bisa kami alihkan ke atas agar lebih leluasa,” tambah Isna.

Baca Juga: Jaga Kualitas Makanan, Pemprov Jateng Monitoring MBG di SMP 1 Jati Kudus

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto, yang meninjau langsung pembangunan tersebut, mengapresiasi progres proyek yang telah mencapai sekitar 85 persen.

Ia menilai, perluasan fasilitas itu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok.

“Kami melihat progresnya sudah bagus dan sesuai jadwal. Penambahan ruangan seperti aula dan ruang pelayanan anak sangat relevan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Kami dorong agar pembangunan ini selesai tepat waktu dan hasilnya berkualitas,” tegasnya.

Selain memastikan mutu pekerjaan, pihaknya juga memberi sejumlah catatan, seperti pentingnya penambahan area parkir dan sistem keamanan gedung agar puskesmas benar-benar siap digunakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kudus, Ahmad Muhammad, menuturkan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan pembangunan tahun sebelumnya dan bagian dari pemenuhan standar pelayanan puskesmas sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2024.

“Puskesmas Rejosari harus memenuhi standar fisik maupun pelayanan promotif dan preventif. Dengan adanya ruangan baru ini, pelayanan diharapkan lebih representatif dan efisien bagi masyarakat,” katanya. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#ruang #puskesmas #Penambahan #pembangunan #Tambah Pelayanan