KUDUS - Gudang Buku Keliling Out of the Books (OOTB) Di GOR Multifungsi Balai Jagong, Kudus, tersaji ribuan buku dari beragam jenis genre dalam acara pameran buku berjudul "Out of The Boox".
Kegiatan ini digelar selama 23 hari, tepatnya mulai 23 September sampai 15 Oktober 2025, dengan jadwal harian dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Pameran ini menawarkan ribuan judul buku dari berbagai genre, termasuk sejarah, filsafat, fiksi, dan buku anak-anak.
Pengunjung dapat memilih buku yang diinginkan dan mendapatkan diskon hingga 60 persen, serta tawaran harga Rp 100 ribu untuk mendapatkan lima buku hingga lebih.
Ada Flash Shale pada tanggal 8 Oktober dan 11 oktober di jam 16:30 - 17.00
cukup bawa uang 5 ribu sudah bisa bawa pulang buku.
- Diskon hingga 60%, mainan diskon hingga 70%
- Flash Sale Rp5.000
- Promo bundling, lomba, dan banyak aktivitas seru lainnya
Menurut Leader Out of The Boox, Hanifah Dwi Oktaviana, pada Selasa (23/9/2025), total terdapat sekitar seribu buku yang disajikan, mencakup berbagai kategor.
Seperti novel, buku anak-anak, board book, panduan pengasuhan, pengembangan diri, biografi, buku pengetahuan umum, terjemahan, sejarah, serta jenis lainnya.
Di samping buku-buku tersebut, pengunjung juga dapat menemukan aneka alat bantu belajar untuk anak hingga berbagai macam mainan.
Semua buku yang dipamerkan berasal dari penerbitan PT Mizan Media Utama beserta 50 penerbit lain.
Acara bazar buku ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca di kalangan masyarakat, dengan upaya menyediakan buku-buku berkualitas pada harga yang lebih terjangkau.
"Kegiatan Out of The Boox ini rutin menyambangi berbagai wilayah untuk menyelenggarakan bazar serupa. Tiap bulannya, minimal lima kota menjadi tujuan kunjungan," jelasnya lebih lanjut.
Sebelumnya, acara bazar buku Out of The Boox telah singgah di Kota Kretek.
Baca Juga: Perayaan Kue Bulan di Kampung Moderasi Kudus, Tradisi Leluhur yang Jadi Simbol Harmoni Lintas Agama
Kini, bazar ini kembali digelar di Kudus berkat antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat.
"Masyarakat diundang untuk datang dan memilih buku sesuai dengan selera masing-masing. Pembayaran bisa dilakukan secara tunai atau melalui transaksi non-tunai," tambahnya.
"Kami berharap acara seperti ini terus digelar di Kudus, karena hal itu memudahkan masyarakat dalam membeli buku," imbuhnya.
Editor : Ali Mustofa