KUDUS – Kecamatan Kaliwungu menyiapkan tiga desa untuk mengikuti lomba poskamling tingkat Kabupaten Kudus yang digelar Satpol PP, Polres Kudus, dan Kodim 0722/Kudus pada 6–10 Oktober mendatang.
Tiga desa tersebut adalah Bakalan Krapyak (Poskamling RT 2/6), Prambatan Kidul (Poskamling RT 4/4), dan Desa Mijen (Poskamling RW 4).
Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, mengatakan pemilihan tiga desa itu didasarkan pada keaktifan poskamling dan siskamling yang selama ini rutin berjalan.
“Pos-pos tersebut aktif melaksanakan siskamling. Kami menunjuk tiga desa sesuai surat dari Satpol PP yang meminta tiap kecamatan mengirimkan tiga poskamling,” jelasnya, Senin (29/9).
Menurut Satria, persiapan yang dilakukan lebih menekankan pada kelengkapan administrasi dan sarana prasarana.
Beberapa yang harus tersedia antara lain buku jaga, laporan kegiatan, laporan temuan, alat komunikasi, buku tamu, serta logistik pendukung.
“Nantinya, apabila tradisi jimpitan sudah berjalan, hasilnya dikumpulkan sebagai kas untuk kebutuhan masyarakat, termasuk logistik ronda,” tambahnya.
Dalam perlombaan tersebut, penilaian meliputi administrasi, kondisi fisik poskamling beserta peralatan, serta sumber daya manusia (SDM) yang mengelola.
Untuk penampilan dan peragaan saat lomba, Satria menyerahkan sepenuhnya kepada kreativitas masing-masing desa, sementara kecamatan berperan melakukan pembinaan dan memberikan masukan.
Satria menegaskan lomba ini juga menjadi tindak lanjut dari surat edaran Kemendagri yang meminta optimalisasi peran Satlinmas dan pengaktifan kembali pos ronda.
“Poskamling bukan hanya simbol keamanan, tapi juga kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat,” ujarnya.
Sementara itu, Upoyo Udi Santoso, Kasatkamling RW 4 Desa Mijen, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan panitia kecil serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka persiapan lomba.
“Kami optimistis. Apapun hasil perlombaan nanti, yang terpenting adalah upaya meningkatkan keamanan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keamanan di lingkungannya selama ini cukup kondusif dengan dukungan Satpam dan partisipasi warga.
“Harapannya lomba ini bisa menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan warga terhadap lingkungan. Lingkungan yang nyaman adalah lingkungan yang aman, warganya guyub dan rukun,” katanya. (dik)
Editor : Ali Mustofa