Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fosil Utuh Gajah Purba Elephas Dipamerkan di Pop Up Museum Patiayam Kudus

Redaksi Radar Kudus • Minggu, 28 September 2025 | 19:14 WIB
Museum Purbakala Patiayam Kudus
Museum Purbakala Patiayam Kudus

RADAR KUDUS - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pelestarian kawasan bersejarah harus konsisten dilakukan.

Ini demi keberlangsungan pemahaman nilai-nilai budaya dan ilmu pengetahuan yang penting bagi bekal generasi penerus bangsa. 

"Temuan fosil utuh Elephas hysudrindicus di situs Patiayam yang mencakup wilayah Kabupaten Kudus dan Pati, Jawa Tengah itu, harus menjadi momentum untuk membuka kembali situs purbakala penting yang kita miliki dan sudah menjadi kawasan penelitian sejak ratusan tahun lalu," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 27 September 2025.

Terkait hal itu, Center for Preshistory and Austronesian Studies (CPAS) Indonesia dan Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) bekerja sama dengan Museum Patiayam Kudus, mulai Minggu, 28 September 2025 menggelar pop up museum di halaman depan museum yang berlokasi di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah itu.

Pop up museum yang digelar itu memuat berbagai informasi terkait temuan terkini fosil Elephas hysudrindicus di situs Patiayam, lengkap dengan mock up fosil hasil temuan.

Selain itu, sejarah panjang situs Patiayam sebagai kawasan penelitian sejak ratusan tahun lalu juga disajikan pada pameran itu.

"Informasi yang menarik dan mudah dipahami masyarakat luas sangat penting untuk membangun pemahaman mendalam terkait nilai-nilai sejarah dan budaya yang kita miliki," terangnya.

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, situs Patiayam di wilayah Kudus dan Pati Jawa Tengah merupakan saksi bisu berubahnya lautan menjadi daratan dan mata rantai penting perkembangan peradaban di dunia.

Karena itu, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, berbagai upaya untuk menggali informasi melalui penelitian dan menyuarakan berbagai potensi yang dimiliki situs purbakala itu harus konsisten dilakukan. 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap kesadaran masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat terus dibangun, terkait pentingnya upaya perlindungan dan pelestarian situs purbakala Patiayam yang kaya akan informasi peradaban masa lalu.

Editor : Mahendra Aditya
#Pop Up Museum Patiayam #museum patiayam #fosil #Kudus