Menggemparkan! Dua Bersaudara di Kudus Tewas Ditusuk Sajam oleh Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku
Ali Mustofa• Senin, 15 September 2025 | 18:30 WIB
BERKABUNG: Warga memasang tenda di depan rumah korban yang berlokasi di Kelurahan Wergu Wetan.
KUDUS – Peristiwa tragis menimpa dua kakak beradik warga Kelurahan Wergu Wetan, Kudus.
David (39) dan adiknya, Dimas (29), dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal, Minggu (14/9/2025) malam.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban di Wergu Wetan.
Isak tangis kerabat pecah saat kabar kematian kedua bersaudara itu tersebar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dimas meninggal lebih dulu pada Minggu malam, sedangkan David yang sempat mendapat perawatan di RS Aisyiyah Kudus akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Senin (15/9) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kerabat korban, Erna, membenarkan kabar duka tersebut. “Ya benar, David meninggal dunia. Barusan saya dikabari,” ujarnya dengan suara bergetar.
Hal senada disampaikan Humas RS Aisyiyah Kudus, Rizky Ernita, yang memastikan David meninggal saat dalam perawatan.
Polisi kini tengah menyelidiki kasus dugaan penusukan ini. Lokasi kejadian di RT 3 RW 1 Wergu Wetan sudah dipasangi garis polisi.
Dari pantauan, bercak darah terlihat di rumah korban maupun rumah tetangga di sisi timur. Tiga titik lokasi telah diamankan petugas untuk kepentingan penyelidikan.
Seorang warga sekitar, Saryono (54), mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong tak lama setelah salat Isya.
Ia bergegas menuju sumber suara dan mendapati warga lain tengah menolong korban. “Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.
Keterangan warga lainnya menyebut, Dimas adalah korban pertama yang diserang.
Dalam kondisi terluka, ia sempat berlari ke rumah tetangga untuk mencari pertolongan.
Saat mendengar jeritan adiknya, David keluar dari dapur dan mencoba menolong. Namun, naas, ia juga turut diserang dan mengalami luka serius.
Tim Inafis Polres Kudus telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga kini, identitas pelaku penusukan masih belum terungkap, sementara polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kasus yang menggemparkan warga Kudus ini. (gal)