Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kudus Tambah CCTV Untuk Tingkatkan Pemantauan Lalu Lintas, Ini Titik Lokasinya

Andika Trisna Saputra • Sabtu, 6 September 2025 | 00:37 WIB
TUNJUK: Kasi Sarpras LLAJ Dishub Kudus, Muchlisin, menunjukkan pantauan rekaman CCTV di Kantor Dishub Kudus, baru-baru ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
TUNJUK: Kasi Sarpras LLAJ Dishub Kudus, Muchlisin, menunjukkan pantauan rekaman CCTV di Kantor Dishub Kudus, baru-baru ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus terus memperkuat infrastruktur pemantauan lalu lintas dengan program pemeliharaan dan penambahan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

Tahun ini, dari total 31 unit, sedikitnya 26 unit CCTV tengah menjalani perbaikan hingga November mendatang.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Sarpras LLAJ) Dishub Kudus, Muchlisin, menyampaikan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kualitas CCTV yang selama ini dianggap kurang optimal.

“Harapannya, CCTV yang kami rawat bisa kembali maksimal dan memberi efek kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Muchlisin di ruang kerjanya, Kamis (4/9).

Dari total 31 unit yang ada, lima CCTV dinilai masih dalam kondisi baik, seperti di Simpang Penthol.

Tahun ini Dishub juga akan menambahkan lima unit baru di kawasan Simpang DPRD, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 36 unit.

Sementara itu, enam unit lainnya akan diganti dengan kamera berteknologi dinamis yang mampu berputar 360 derajat.

“Penggantian ini dilakukan karena ada CCTV yang kualitasnya sudah menurun, beberapa gambarnya blur, bahkan ada yang mati total. Satu unit kamera baru harganya sekitar Rp20 juta, sehingga total anggarannya Rp120 juta,” terang Muchlisin.

Pemeliharaan terutama difokuskan di kawasan Colo, Dawe, Jepang, dan titik lain yang dinilai vital.

Keberadaan CCTV diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memilih jalur alternatif ketika terjadi kepadatan.

Sekaligus mendukung kepolisian dalam kebutuhan rekaman saat ada kecelakaan maupun gangguan lalu lintas lainnya.

Selain itu, CCTV Dishub Kudus juga bisa diakses masyarakat melalui aplikasi Kudus Sehat.

Namun, saat ini baru 11 titik yang tersambung. “Kami targetkan tahun ini jumlahnya bisa bertambah, sehingga akses masyarakat lebih luas,” tambahnya.

Ia menambahkan, Dishub Kudus optimistis arus lalu lintas di kota kretek dapat lebih terpantau secara real time adanya peningkatan jumlah dan kualitas CCTV.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan publik yang berorientasi pada keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#lalu lintas #CCTV 360 Derajat #dishub kudus #pemantauan #cctv