KOTA – Muria Fun Run 2025 sukses digelar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (24/8).
Event lari ini menarik perhatian ribuan peserta dari dalam dan luar daerah.
Tercatat, sebanyak 2.360 peserta berpartisipasi dengan semangat tinggi pada ajang tahunan ini.
Baca Juga: BPPKAD Sebut PAD Kudus dari Pajak Daerah Tembus 59 Persen di Semester I, Ini Harapannya!
Ketua Panitia Muria Fun Run, Muhammad Antono, mengatakan ajang ini menghadirkan dua kategori, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer.
Dari jumlah peserta, 2.170 orang turun di kategori 5K, sedangkan 190 orang mengikuti kategori 10K.
“Animo masyarakat luar biasa. Tiket pendaftaran pertama langsung habis, bahkan tambahan 100 tiket juga ludes dalam lima menit,” jelasnya.
Untuk rute 5 kilometer, peserta berlari mulai dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menuju Taman Pentol, dilanjutkan ke arah GOR Wergu Wetan, melewati Jalan dr Ramelan, dan finis kembali di Simpang Tujuh.
Sedangkan kategori 10 kilometer mengambil jalur lebih panjang, start dari alun-alun menuju timur hingga ke kawasan Taman Pentol lalu menuju Universitas Muria Kudus (UMK) ke barat hingga perempatan Panjang sebelum kembali ke pusat kota.
Peserta Muria Fun Run tidak hanya datang dari Kudus.
Data panitia menyebutkan, 70 persen pelari kategori 10K berasal dari luar daerah, sedangkan di kategori 5K tercatat 30 persen peserta dari luar Kudus.
Bahkan ada pelari yang datang dari jauh, seperti Kupang, Aceh, hingga beberapa kota di Jawa.
Panitia menyiapkan pengamanan ketat untuk memastikan kenyamanan pelari.
Ambulans, tim medis, hingga water station tersedia di sejumlah titik.
Polisi juga membantu mengamankan jalur lomba.
Baca Juga: Pangdam Tebar Jutaan Benih Ikan di Logung, Ini Alasannya!
“Keselamatan peserta menjadi prioritas utama kami. Setiap water station dilengkapi petugas medis,” ujarnya.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan, Pemkab mendukung penuh kegiatan ini.
Menurutnya, event besar seperti Muria Fun Run mampu memberi dampak ekonomi positif.
“UMKM ikut tumbuh, hotel dan homestay terisi, dan perputaran uang meningkat. Pemkab akan selalu mendukung event olahraga dan wisata agar Kudus makin dikenal luas,” tegasnya.
Selain olahraga, ajang ini sekaligus menjadi sarana promosi wisata Kudus.
Shafira Aisya Az-Zahra (15), peserta asal Kudus yang turun di kategori 5K, mengaku senang bisa ikut serta.
“Seru, walau capek. Senang bisa lari bareng banyak orang. Semoga tahun depan ada lagi,” katanya.
Hal senada disampaikan Edo Surya Shaputra (19), atlet lari asal Tuban yang berhasil meraih juara 1 kategori 5K dengan waktu sekitar 15 menit.
“Baru pertama kali ikut di Kudus. Rutenya seru dan aman, saya suka,” ucapnya. (dik)
Editor : Mahendra Aditya