Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sudah Diuji coba, Penanaman Kopi Muria akan Dikembangkan di Pegunungan Patiayam

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 22 Agustus 2025 | 22:34 WIB

KONSERVASI: Petani di Desa Gondoharum membawa bibit pohon untuk ditanam di Pegunungan Patiayam.
KONSERVASI: Petani di Desa Gondoharum membawa bibit pohon untuk ditanam di Pegunungan Patiayam.
 

KUDUS - Potensi kopi Muria akan dikembangkan tidak hanya di lereng Pegunungan Muria.

Penanaman kopi sekaligus konservasi ini akan dicoba di Pegunungan Patiayam dalam waktu dekat.

Uji coba penanaman kopi untuk penghijauan ini akan dilakukan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

Sebelumnya penanaman pohon bersifat ekonomis, seperti mangga, pete, dan lainnya sukses ditanam di sana.

Masyarakat Desa Gondoharum terutama telah menikmati hasil penanaman pohon tersebut beberapa waktu tahun terakhir.

Director BLDF Mutiara Diah Asmara menyatakan, penghijauan akan terus konsisten dilakukan. Sasarannya adalah di Pegunungan Patiayam.

Mutiara menambahkan, pelaksanaan penanaman kopi di Pegunungan Patiayam sudah dilakukan serangkaian uji coba.

Uji coba ini dilakukan bersama sebuah yayasan konservasi.

”Pengujian sudah dilakukan tahun 2019 lalu. Tanaman apa saja yang ditanam di sana bisa hidup sudah dipetakan,” katanya.

Dia menjelaskan, varietas kopi yang dipilih rencananya jenis robusta.

Tanaman kopi ini, kata Diah punya nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain itu, punya batang yang keras dan mampu mengikat tanah dari erosi.

”Karena wilayah di sana cukup cocok dan ketinggiannya cukup untuk tumbuh,” katanya.

Masyarakat di sekitaran Patiayam masih meminati tanaman jagung. Dia tidak mempermasalahkan hal itu.

Akan tetapi perlu ada tumpang sari atau tanaman keras agar tidak terjadi longsor ke dataran rendah.

Sejauh ini, BLDF lewat aksi kepedulian lingkungan telah berupaya menghijaukan Patiayam. Tercatat kurang lebih 26 ribu tanaman keras telah ditanam di sana.

Masyarakat atau petani di sana juga mulai beralih menanam seperti mangga. Pasalnya permintaan mangga di Desa Gondoharum cukup tinggi di pasaran.

Diketahui, aksi penghijauan ini sudah dimulai sejak 1979 oleh BLDF di bawah naungan Djarum Foundation.

Kurang lebih sudah ada 2,3 juta bibit pohon yang tertanam di seluruh Indonesia. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#patiayam #kopi muria #kopi #Kudus