KUDUS – Proses perbaikan jalan provinsi di ruas Kudus–Purwodadi, tepatnya di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, masih berjalan lambat.
Hingga Jumat (22/8), atau dua bulan sejak dimulai 20 Juni lalu, progres pengerjaan baru mencapai sekitar 8-10 persen.
Pantauan lokasi, terlihat ruas jalan yang diperbaiki tergenang oleh air hujan.
Baca Juga: Pangdam Tebar Jutaan Benih Ikan di Logung, Ini Alasannya!
Para pekerja mencoba mengerjakan bagian yang bisa dikerjakan (tidak tergenang air).
Sementara, pengguna jalan masih bisa melintas di sisi ruas jalan yang berbeda.
Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Api D. Prasetiyaji, menyebutkan faktor cuaca menjadi penghambat utama.
Hujan yang masih sering turun membuat genangan air menutupi area pengerjaan.
“Jalan lama dibongkar lebih dulu, kemudian dibuat pondasi lapisan bawah dengan cor. Saat hujan, air tergenang sehingga harus disedot lebih dulu. Inilah yang memperlambat proses,” jelas Aji.
Proyek betonisasi jalan ini menelan anggaran Rp7,7 miliar dari APBD Provinsi Jawa Tengah.
Pekerjaan meliputi perbaikan 403 segmen jalan yang tersebar di sembilan desa Kecamatan Undaan, yakni Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Ngemplak, Undaan Lor, Undaan Kidul, Sambung, Medini, Kalirejo, dan Lambangan.
Baca Juga: DPRD Kudus Luncurkan Sistem Arsip Digital DI TIK TOK, Ini Fungsinya!
"Meski anggaran terbatas, kami berusaha agar kualitas jalan tetap terjaga dan bisa bertahan lama," katanya.
Setiap segmen sepanjang enam meter dikerjakan pada sisi kanan dan kiri jalan.
Perbaikan difokuskan pada titik-titik rusak parah, sementara jalan yang masih baik hanya diberi lapisan tipis untuk menjaga kualitasnya.
Menurut Aji, proyek dengan masa pengerjaan 180 hari kalender ini ditargetkan selesai pada 16 Desember 2025.
Baca Juga: Wabup Kudus Bellinda Birton Gandeng Kejaksaan RI, Fokus pada Penegakan Hukum Transparan
Karena itu, ia meminta kontraktor mempercepat pelaksanaan agar bisa selesai sesuai jadwal.
“Harapan kami, sebelum musim hujan akhir tahun tiba, pekerjaan sudah tuntas. Dengan begitu, masyarakat bisa segera merasakan manfaat jalan yang lebih baik,” katanya. (dik)
Editor : Ali Mustofa