Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Bangun Gedung Stroke Onkologi dan IGD PONEK

Indah Susanti • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 00:31 WIB

PELETAKAN BATU PERTAMA: Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr, Abdul Hakam (kiri) bersama Bupati Kudus Sam’ani dan Wakil Bupati Bellinda Birton meletakkan batu pertama
PELETAKAN BATU PERTAMA: Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr, Abdul Hakam (kiri) bersama Bupati Kudus Sam’ani dan Wakil Bupati Bellinda Birton meletakkan batu pertama

KUDUS – Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus, melaksanakan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya dua proyek pembangunan infrastruktur layanan kesehatan, kemarin (15/8) 2025.

Dua proyek pembangunan tersebut yakni untuk Gedung IGD dan PONEK, serta Gedung Stroke dan Onkologi.

Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton.

Sam’ani menyampaikan, pembangunan gedung ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Kudus. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pembangunan.

“Untuk anggaran pembangunan gedung IGD dan PONEK sebesar Rp 6,86 miliar, sedangkan gedung Stroke dan Onkologi sekitar Rp 44,6 miliar,” ujarnya.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi dr. Abdul Hakam menambahkan, peletakan batu pertama pembangunan gedung ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kudus.

”Tahun ini ada dua pekerjaan fisik yang waktunya barengan yakni Pembangunan Gedung Stroke Onkologi dan IGD Ponek,” kata dr. Hakam.

Ia menjelaskan, gedung Stroke Onkologi nantinya terdiri dari lima lantai. Gedung tersebut dibangun dengan dana cukai dan dirancang untuk menjadi pusat layanan komprehensif bagi pasien stroke dan kanker.

Rinciannya lantai I untuk area parkir mobil, lantai II untuk area parkir motor, lantai III untuk poliklinik saraf komprehensif, dan lantai IV dan V untuk ruang rawat inap khusus stroke dan kanker.

”Ruang rawat inap khusus stroke dan kanker di dua lantai tersebut total kami sediakan 40 tempat tidur,” jelasnya.

Dokter Hakam menjelaskan, pekerjaan dengan nilai kontrak Rp 44,6 miliar ini akan berlangsung mulai 14 Agustus hingga 27 Desember 2025.

Sementara itu, untuk pembangunan IGD Ponek dimulai lebih awal, yaitu pada 25 Juli hingga 21 Desember 2025.

Gedung IGD Ponek didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak sebesar Rp 6.860.535.200.

Gedung ini akan memperkuat pelayanan kegawatdaruratan serta layanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (PONEK).

“Kami mohon doa restu dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan segera memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Kudus,” imbuhnya.

Terwujudnya kedua fasilitas ini, RSUD dr. Loekmono Hadi diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, komprehensif, dan berstandar tinggi, terutama dalam penanganan kegawatdaruratan, stroke dan kanker. (san)

 

Editor : Mahendra Aditya
#pembangunan gedung IGD dan PONEK #bupati kudus samani #rsud dr loekmono hadi #gedung IGD #Kudus #bupati kudus